SMAN 5 Wangi-Wangi, Sekolah Pertama yang Menggelar USBK di Wakatobi

Wakatobi, Koransultra.com – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5, Kecamatan Wangi-Wangi, menjalani Ujian Sekolah dengan cara yang berbeda dengan sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), Pasalnya dari Sekolah Menengah atas se-Kabupaten Wakatobi hanya sekolah ini yang melaksanakan Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK).

Hal  tersebut disampaikan oleh Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 5 Wangi-Wangi, La Ode Abdul Salam S.Pd, mengatakan Alhamdulillah, diantara
seluruh Sekolah-sekolah di Kabupaten Wakatobi ini hanya SMAN 5 yang laksakan ujian sekolah berbasis komputer.

“Betul, baru di SMAN 5 Wangi-wangi yang laksanakan ujian sekolah berbasis komputer di Kabupaten Wakatobi. Sekolah lain seperti SMAN 1, kalau ujian sekolah menggunakan alat tulis,” ungkapnya kepada koransultra.com, ketika ditemui diruangan Laboratorium Komputer SMAN 5 Wangi-wangi. Pada Senin, (25/2).

Pihaknya juga bersyukur bahwa guru-guru di sekolahnya itu mahir-mahir dalam mengoperasikan komputer. Kemudian Ia terangkan bahwa siswa yang mengikuti ujian sekolah melalui komputer ini  berjumlah 40 orang. Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) terdiri atas perempuan 16 orang dan laki-laki 8 orang. Sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) terdiri atas perempuan 4 orang dan laki-laki 16 orang.

SMAN 5 Wangi-Wangi, Sekolah Pertama yang Menggelar USBK di Wakatobi

“Kalau berdasarkan jurusan, IPA berjumlah 20 orang laki-laki perempuan dan IPS laki-laki perempuan 20 orang,”ungkapnya.

Mengenai jadwal kata La Ode Abdul Salam, ujian kali ini dimulai pada Senin tanggal (25-2) hingga Senin (03-03). Mata pelajaran yang diujiankan yakni Agama, Bahasa Indonesia, Pendidikan Kewarganegaraan, Matematika, Bahasa Inggris, Sejarah.

Kimia, Pendidikan Jasmani (Pemjas), Fisika, Seni Budaya, Biologi, Muatan Lokal, Keterampilan dan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK). “Hari ini mata pelajaran yang diujiankan yaitu Pendidikan Agama dan Bahasa Indonesia untuk waktu sendiri dimulai dari pukul 07.30 Wita. Istirahat pada pukul 10.30 Wita dan berakhir hingga 14.00 Wita,”ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa untuk fasilitas pendukung seperti komputer kata dia, pihaknya telah mendapatkam bantuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (RI), berjumlah dua puluh unit.

“Awalnya 22 unit kami dapat bantuan dari Kementrian Pendidikan tapi ada satu unit yang rusak,”terangnya.

Lebih lanjut, hal-hal yang dapat menggangu jalannya ujian seperti padamnya listrik, kata dia,  telah melakukan koordinasi dengan pihak PLN setempat agar tidak ada pemadaman ketika ujian berlangsung.

“Kita sudah koordinasikan dengan pihak PLN, kalaupun ada pemadaman, kita akan mengajukan permohonan pengajuan Genset, sehingga anak-anak yang melakukan ujian ini tidak terganggu,”ungkapnya.

Ia berharap bahwa para siswa-siswa agar melakukan persiapan dengan matang sebelum melakukan ujian. “Untuk jurusan IPA kami siapkan 30 soal dan IPS 40 soal. Kita berharap para murid-murid bisa lancarlah untuk mengerjakan soal-soal yang sudah dipersiapkan oleh para gurunya,”pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Laboratorium Komputer
Kaamuddin S.Pd mengatakan bahwa untuk ujian sekolah berbasis komputer ini dimulai pada tahun lalu disemester pertama.

“Kalau sekolah-sekolah lain hanya pada saat UNBK saja mereka menggunakan komputer, kalau ujian sekolah mereka menggunakan alat tulis,”ungkapnya

Menurutnya ujian dengan berbasis komputer ini dapat memudahkan guru salah satunya kata dia, guru tidak lagi memeriksa soal lagi ketika siswa selesai ujian, karena sudah menggunakan komputer, pihaknya punya software offline untuk mengumpulkan jawaban siswa.

“Jadi kita punya Software komputer namanya Wondershare Quiz Creator untuk melaksanakan ujian berbasis komputer ini. Jadi kalau sudah selesai siswa menjawab soal kita langsung bisa lihat nilai mereka, hal ini juga bisa mengantisipasi kecurangan-kecurangan saat ujian,”pungkasnya.

Kontributor : Surfianto

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here