Motif Pembunuhan Sadis Wanita di Kolut Terungkap dalam Rekonstruksi

Lasusua, Koransultra.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Polres Kolaka Utara (Kolut), menggelar Rekonstruksi (reka ulang) kasus pembunuhan terhadap Sapiah (30), wanita asal Desa Batuganda, Kecamatan Lasusua, Senin (25/3/2019).

Sebanyak 31 adegan diperagakan. Dalam rekontruksi tersebut, terungkap bagaimana kedua pelaku menyetubuhi hingga membunuh Sapiah dengan sadis.

Awalnya, pelaku Feri (26), bersama rekannya Bayu (26), mengajak korban ketemuaan menggunakan kendaraan sepeda motor. Saat bertemu, Pelaku Bayu tidak menampakkan dirinya (bersembunyi) dibalik pohon.

Motif Pembunuhan Sadis Wanita di Kolut Terungkap dalam Rekonstruksi

Pelaku Feri diketahui memiliki hubungan asmara dengan korban. Saat itulah, pelaku Feri mengajak korban berhubungan intim. Usai melakukan hubungan terlarang tersebut, pelaku Bayu menampakkan dirinya untuk meminta menyetubuhi korban.

“Saya juga minta jatah,” kata Bayu, dalam rekontruksi.

Pelaku Feri pun menyanggupi permintaan Bayu. Namun, korban meminta pertanggung jawaban kepada Feri untuk menikahi korban dan akan melapor ke Kades jika Feri tidak menuruti permintaannya.

Mendengar ucapan korban, Feri pun panik dan mencekik leher korban sampai mengeluarkan darah dari mulut. Dalam adegan itu, pelaku Bayu juga sempat menyetubuhi korban sampai akhirnya kembali mencekik hingga memukul kepala korban dengan batu sebesar pergelangan tangan sampai tak bergerak.

Tak sampai disitu, usai memukul kepala korban, ke dua pelaku menyeret korban dekat jalan stapak. Pelaku Bayu saat itu menganggap korban telah tewas. Namun setelah kaki Bayu menginjak bagian dada, korban sempat bergerak. Pelaku Bayu kembali memukul kepala korban dengan batu yang berukuran lebih besar. Seketika korban tewas dengan darah bercucuran di wajah dan batu.

Usai melakukan aksinya, ke dua pelaku meninggalkan korban dan kabur ke Sulsel.

Kasat Reskrim Polres Kolut, Iptu Ahmad Fatoni mengatakan dalam reka ulang tersebut diperagakan 31 adegan.

Motif Pembunuhan Sadis Wanita di Kolut Terungkap dalam Rekonstruksi

“Rekonstruksi ini bagian dari tahap akhir proses penyelidikan untuk segera disidangkan,” ujarnya.

Untuk proses hukum selanjutnya, kata dia, pihak kepolisian menunggu perintah dari Kejaksaan Negeri Kolut.

“Kita menunggu petunjuk. Kalau sudah ada perintah dan berkasnya lengkap, kita akan serahkan kepihak Jaksa,” jelasnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua pelaku dikenakan pasal 338 KUHP subsider 286 dan 339 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sebelumnya, korban atas nama Safiah, ditemukan oleh warga dalam kondisi tak bernyawa di salah satu kebun kakao di Desa Batuganda, Kecamatan Lasusua, pada Minggu (3/3/2019).

Hasil penyelidikan dan pengembangan, polisi berhasil menangkap kedua pelaku saat hendak buron di Kabupaten Polopo, Suksel.

Kedua pelaku diketahui bernama Feri (26), warga asal Desa Simbula, Kecamatan Katoi serta Bayu (26), warga asal Desa Lawadia, Kecamatan Kodeoha.

Kontributor : Fyan

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here