Lasusua, Koransultra.com – Dunia pendidikan di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) kembali tercoreng oleh tindakan pencabulan yang dilakukan salah seorang oknum guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) isial AR (57) terhadap siswinya sendiri bernama Bunga (nama samaran) umur 13 tahun.

Pelaku AR diadukan oleh orang tua Bunga di Mapolsek Ngapa setelah korban menceritakan tindakan pencabulan pelaku terhadap putrinya.

Kapolsek Ngapa, Ipda Adianto SH saat dikonfirmasi oleh awak media membenarkaan perihal pencabulan tersebut.

“Iya benar, orang tua korban melaporkan peristiwa tersebut sekitar pukul pukul 11.30 wira, dengan laporan polisi LP / 04 / IV / 2019 / Sultra / Res. Kolut / Sek. Ngapa / 01 April 2019, atas dugaan tindakan pencabulan,” kata Kapolsek, Selasa (2/4/2019).

Kepada Polisi, Ibu korban mengaku jika putrinya telah dicabuli oleh oknum guru tersebut.

Awalnya, korban pada waktu itu tidak mengikuti ujian semester pada Jum’at, 29 Maret 2019 lalu dengan alasan sakit. Besoknya (Sabtu), korban mulai masuk sekolah dan hendak mengikuti ujian susulan pelajaran Bahasa Inggris. Pelaku mengajak Korban masuk ruang guru untuk diberi soal ujian.

“Pelaku dan korban sedang berduaan didalam ruangan pelaku. Saat itu juga guru cabul tersebut langsung mencium pipi dari arah belakang serta meraba dan memeras payudara korban. Usai mencabuli korban, pelaku tersebut mengiming-imingi nilai yang memuaskan asalkan korban tidak melaporkan apa yang telah dilakukan,” beber Kapolsek.

Pihak kepolisian kini masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut dengan meminta keterangan beberapa orang saksi, korban. Selain itu, gelar perkara juga telah dilakukan terhadap saksi dan terlapor. “Intinya kasus ini masih kita dalami,” katanya.

Kontributor : Fyan

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here