Kuasa hukum pelapor Sucipto Amarhadi Ibrahim SH saat memperlihatkan bukti laporannya ke Bawaslu

Tirawuta, Koransultra.com – Pemilihan Umum (Pemilu) telah dilaksanakan pada, Rabu 17 April 2019.

Kendati usai Pemilu, masih ada ditemukan Caleg yang diduga melakukan praktik Money Politic atau politik uang.

Hal tersebut terjadi di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara.

Kuasa hukum pelapor Sucipto Amarhadi Ibrahim SH mengungkapkan, jika dirinya baru saja mendampingi klien nya untuk melaporkan salah seorang Calon Ligislatif (Caleg) pada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kolaka Timur atas dugaan money politic.

”Kami sudah ke Bawaslu Koltim, melaporkan salah seorang Caleg asal partai Nasdem yang melakukan praktik money politic saat Pemilu kemarin,” ungkap Sucipto.

Kata Sucipto saat ke Bawaslu, pelapor melampirkan beberapa bukti seperti, daftar relawan caleg, bukti rekaman pembicaraan antara pelapor dengan caleg, serta replika surat suara terlapor.

”Terlapor merupakan Caleg Nasdem asal dapil 4 di Koltim,” ujarnya.

Lebih jelas Sucipto mengatakan, praktik money politic tersebut harus ditindak lanjuti oleh bawaslu secara tegas.

”Sesuai aturan yang berlaku, caleg tersebut harus didiskualifikasi. Sebab, ini telah masuk dalam rana Pidana,” tegas Sarjana Hukum tersebut.

Dikatakan Sucipto, apapun bentuknya pelanggaran pidanan harus ditindak tegas.

”Ini juga sebagai efek jerah agar kedepannya tidak ada lagi praktik money politic ditengah masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut Advokat muda tersebut mengatakan jika pihaknya dalam waktu dekat bakal kembali ke Bawaslu untuk melengkapi bukti-bukti tambahan.

”Hari Senin nanti bakal kami lampirkan bukti tambahan berupa, rekening koran bukti transfer dan dokumentasi transaksi money politic pada masyarakat.

Kontributor : Azril

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here