Tim Basarnas Baubau saat mengevakuasi korban tenggelam diperairan Laiworu Muna. Foto: Bensar/Koransultra.com

Raha, Koransultra.com – Salah seorang warga Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara yang dikabarkan tenggelam dua hari yang lalu, sejak Senin Oktober 2019 pukul16.00 Wita, korban akhirnya berhasil ditemukan oleh tim Basarnas Baubau, pada pukul 08.20 Wita, Rabu 09 Oktober 2019.

Komandan Regu Basarnas Baubau, Hafin mengatakan setelah melakukan pencarian pada hari kedua tim berhasil menemukan jasad korban tenggelam yang dilaporkan hilang sejak tiga hari lalu.

“Pagi tadi kita menyisir laut sekitar jam 06.00 wita, kami Mulai melakukan pencarian dititik awal jatuhnya korban. Kita temukan sekitar 100 meter dari posisi awal,” terang Hafin.

Saat ditemukan kondisi korban sudah membengkak. Jasadnya kini dibawa kerumah sakit umum daerah (RSUD) Raha dalam kondisi tidak utuh lagi.

“Untuk tubuh bagian bawah masih utuh, sedangkan pada bagian wajah sekitar 50 persen sudah rusak,” jelasnya.

Tim Basarnas Baubau saat mengevakuasi korban tenggelam diperairan Laiworu Muna. Foto: Bensar/Koransultra.com

Tim Basarnas turun dengan lima orang personil. Pencarian dimulai sejak Senin (6/10/2019). Hari pertama tim yang dibantu tim Polsek KP3 dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muna. Namun mengingat kondisi cuaca yang buruk keberadaan korban sulit diketahui.

Hari kedua, tim fokus melakukan pencarian dititik kejadian awal. “Hari kedua kita hanya mengitari disekitar pelabuhan pelelangan ikan dan bagian SOR. Dari pagi sampai sore tidak ada tanda keberadaan korban,” jelasnya.

Hari ketiga, tim mulai melakukan pencarian sekitar pukul 06.00 Wita. Titiknya kembali fokus dibagian awal jatuhnya. Sekitar pukul 08.20 Wita korban pun berhasil ditemukan dalam kondisi mengambang dan posisi telungkup.

Korban saat ditemukan masih mengenakan baju berwarna merah dengan kondisi membengkak dan membusuk. Celana hitam yang dikenakan nampak sobek akibat pembengkakan pada bagian paha.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum menerima laporan kehilangan anggota keluarga. Padahal sejak korban dinyatakan tenggelam Polsek langsung membuka posko pengaduan di Polsek KP3.

“Dari pertama dinyatakan tenggelam kita belum terima aduan laporan kehilangan. Sampai sekarang saja belum ada laporan,” ungkap Ipda Hidha Nur. W, Kapolsek KP3 Pelabuhan Raha.

Kotributor: Bensar Sulawesi

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here