Unaaha, Koransultra.com- Pasca penangguhan penahanan 9 tersangka, Sabtu 13 Maret pekan lalu, Polres Konawe menggelar rekonstruksi tindak pidana yang menyebabkan tewasnya, Dg.sattu, salah seorang warga desa Lalimbue jaya, kecamatan Kapoila kabupaten Konawe.

Kegiatan rekontruksi yang digelar tersebut disaksikan langsung oleh Kapolres Konawe, AKBP Yudi Kristanto, S.I.K, didampingi Kasat Intelkam Polres Konawe AKP Syukri Masse, SH serta Kasat Reskrim Polres Konawe IPTU Husni Abda, S.I.K. M.H

Dalam reka ulang yang digelar dihalaman Mapolres Konawe tersebut, para tersangka diantaranya IR, RN, IN, AL, DN, AR, JN, MN dan AN memperagakan kembali tiap adegan tindak pidana yang terjadi di tempat kejadian.

Reka ulang itu juga disaksikan oleh Laode Hariru, SH, pengacara para tersangka serta Arbin, SH, dari pihak kejaksaan negeri Konawe.

Kapolres Konawe, AKBP Yudi Kristanto, S.I.K, mengatakan rekontruksi tersebut dilaksanakan, dalam rangka untuk memenuhi petunjuk Jaksa dalam melengkapi berkas perkara guna mengetahui peran dari masing-masing tersangka.

“Dalam rekontruksi ada 11 adegan yang dilakukan para tersangka dalam melakukan tindak pidana tersebut,” kata AKBP Yudi Kristanto (17/03).

Lanjutnya, para tersangka sangat kooperatif pada posedur hukum yang berlaku, hal itu ditunjukan dengan kehadiran para tersangka memenuhi undangan penyidik polres Konawe untuk melakukan reka ulang kejadian.

Atas perbuatan tersebut para tersangka disangkakan Pasal 187 subs 170 ayat (1) subs 406 kuhp jo. Pasal 55, 56 dan 88 kuhp dengan ancaman hukuman minimal 2 tahun maksimal 20 tahun atau seumur hidup.
Kontributor : Nasruddin

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here