Unaaha Koransultra.com–  Pengamat Politik Universitas Halu Oleo (UHO), DR. M Nadjib Husain S.Sos MSi menilai, Kery Saiful Konggoasa (KSK) berhasil membuat espektasi di masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan gerakan road show-nya di beberapa kabupaten sebaga kandidat calon gubernur Sultra kedepan. Dengan gerakan itu, menjadikan KSK memiliki elektabilitas teratas dibanding calon-calon gubernur lainnya.

DR Nadjib menjelaskan, hasil survey internalnya memberikan kesimpulan bahwa sampai dengan hari ini, elektabilitas KSK belum tertandingi. Di titik-titik dukungan masyarakat di seluruh Sultra, hanya ada dua nama kandidat yang bergerak yakni KSK dan Mayjen (Purn) Andi Sumangerukka (ASR).
Nadjib memastikan, untuk satu daerah yakni Kota Kendari, elektabilitas tertinggi juga masih dipegang KSK menyusul Lukman Abunawas (LA) dan Hugua.

Yang menarik, lanjut Nadjib, dominasi KSK juga terjadi di internal partai. KSK yang tak memegang kendali Partai Amanat Nasional (PAN) namun pengaruhnya melebihi pengaruh Abdurrahman Shaleh SH MSi sebagai Ketua PAN Sultra.  “Gerakan KSK lebih dominan dibanding legalitas formal ARS sebagai ketua partai,” tegas Nadjib.

Terlepas dari analisa Nadjib, posisi KSK di PAN memang kuat, hal itu ditandai dengan kehadiran secara khusus Sekjen PAN, Eddy Soeparno di Posko Gerakan KSK menuju Gubernur di Puwatu, Kota Kendari, pekan lalu.

Walaupun Eddy Soeparno melakukan pertemuan resmi dengan DPD PAN Konawe, namun banyak kalangan mengartikan kehadiran Eddy Soeparno sebagai restu DPP PAN atas pengaruh KSK dalam pentas Cagub 2024 mendatang.

“Kehadiran Pak Sekjen di Posko KSK saya kira adalah isyarat dukungan Cagub sekaligus isyarat DPP agar KSK lebih membesarkan PAN lagi. Elektabilitas KSK yang begitu tinggi nampaknya meyakinkan para pengurus DPP,” kata mantan Sekum PAN Sultra, Sabaruddin Labamba.(Adv/Nas*)

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here