Unaaha, Koransultra.com – Infrastruktur jalan yang menghubungkan kabupaten Kolaka timur dan kabupaten Konawe, dikecamatan Tongauna yang pembangunannya tidak kunjung usai terus menuai reaksi, sebelumnya masyarakat kecamatan Tongauna beberapa bulan lalu sempat menutup jalan tersebut kini kritikan terbaru datang dari Ketua DPRD Konawe.Dr H.Ardin, S.sos, M.si,

Dirinya  mempertanyakan progres pembangunan jalan yang menjadi kewenangan provinsi tersebut  kepada kepala Bapeda provinsi Sultra, J Robert, yang hadir pada kegiatan musrembang penyusunan RKPD tahun 2023 disalah satu hotel di Konawe, Senin 14 Maret 2022.

Dihadapan kepala Bapeda provinsi Sultra, Ardin mewakili rakyat Konawe menitipkan pesan soal pembangunan  infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan provinsi agar benar-benar direspon dan ditindak lanjuti, salah satunya  pembangunan jalan poros unaaha-abuki yang belum kelar.

” Pak kepala Bapeda, bukan karena ayah saya putra  kelahiran Abuki, tetapi jalan disana (jalan poros unaaha-abuki, red) apabila dilewati ibu hamil pasti sudah akan melahirkan ditengah jalan, oleh karenanya atas nama rakyat, DPRD Konawe menyampaikan hal ini  kepada bapak,” tegasnya.

Ia melanjutkan setidaknya jalan yang menjadi kewenangan provinsi tersebut dapat segera direalisasi mengingat jalan tersebut merupakan akses alternatif yang digunakan warga dalam menjalankan aktifitas keseharian.

Seperti diketahui pada bulan Desember tahun 2021 akses jalan tersebut sempat ditutup oleh warga yang kesal akibat pembangunan  jalan tersebut tidak kunjung selesai, selain itu warga juga mengeluhkan polusi udara berupa debu yang beterbangan dan menempel dirumah warga.

Laporan : Nasruddin

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here