Kendari, Koransultra.com – Terduga pelaku penganiayaan di Lorong Salangga, Kendari, berinisial ORF, akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Poasia setelah seminggu bersembunyi. Ia datang didampingi ayahnya, F, yang jauh-jauh datang dari Muna setelah mengetahui kasus anaknya viral. F mengaku meninggalkan semua pekerjaan untuk membantu polisi mencari ORF dan menyampaikan penyesalan mendalam kepada keluarga korban.
F juga menceritakan kedekatannya dengan MI, orang tua korban, dan menyebut, “Orang tua korban sangat baik. Ia telah banyak membantu saya selama ini, khususnya soal pemberitaan. Terakhir, saat Festival Liangkabori belum lama ini,” Ujar F.
Ia pun menyampaikan permintaan maaf, seraya menyesalkan pertemuan kedua keluarga harus terjadi dalam situasi seperti ini. “Mulai hari ini korban sudah saya anggap menjadi anak saya,” tambah F lagi.
ORF turut menyampaikan penyesalan dan siap mempertanggungjawabkan perbuatannya. ““Tidak ada motivasi atau suruhan orang lain. Semua murni karena kesalahpahaman saat pertemuan pertama saya malam itu dengan korban. Saya minta maaf atas segala khilaf,” ungkapnya.
Dalam proses pemeriksaan, korban MCA ikut dihadirkan dan menerima permintaan maaf pelaku, dengan satu permintaan utama: ““Saya ingin kamu (ORF) datang minta maaf secara langsung kepada mama saya karena sudah bikin mama saya susah dan menangis,” katanya.
F menyatakan siap memenuhi permintaan tersebut, termasuk menanggung seluruh biaya pengobatan korban. Orang tua korban, AK, mengapresiasi ketulusan kedua belah pihak dan menyebut kejadian ini sebagai pelajaran berharga. “Semoga semua mendapat hikmah dari Allah SWT,” ujarnya.
AK juga berterima kasih kepada pihak kepolisian dan meminta seluruh keluarganya mengakhiri kasus ini karena dendam tidak menyelesaikan masalah. Ia menegaskan agar pelaku dan keluarganya tidak mengingkari komitmen yang telah ditandatangani. “Semoga apa yang disahuti oleh orang tua pelaku dan pelaku sendiri hingga memegang lutut suami saya dapat direalisasikan sebagai bentuk pertanggungjawaban mereka. Terpenting, kejadian ini tak akan terulang lagi di kemudian hari,”” tutup AK sembari bergegas berangkat pulang kampung guna menjenguk sang ayah yang tengah dirawat intensif di rumah sakit.
Laporan: Redaksi





