
Unaaha, Koransultra.com– Konsorsium Generasi Muda Asinua (Gema) dan Lira Konawe, memblokade jalan masuk tempat Bathcing plant dremiks beton milik PT Satria Jaya Sentosa (SJS) yang beralamatkan di kelurahan Asinua kecamatan Unaaha, Kamis 1 September 2022.
Ketua Gema, Hendra Bayu, mengatakan blokade ini dilakukan karena sebagian jalan yang digunakan PT SJS dinilai rusak akibat hilir mudiknya kendaraan perusahaan dalam mengangkut dremiks beton yang menjadi bahan baku pembangunan bendung wawotobi.

Kata Bayu, indikasi kerusakan jalan tersebut diduga ada kelebihan muatan kapasitas 8 ton dari jalan yang dilalui oleh kendaraan milik perusahaan.
” Kami minta hentikan aktifitas PT SJS karena dinilai sudah merusak infrastruktur jalan raya yang selalu digunakan masyarakat sekitar,” kata Hendra Bayu.
Sementara Hendrik Pranata, kepala Bacing Plant PT. Satria Jaya Sentosa (SJS) saat bertemu massa aksi mengaku telah melakukan beberapa perbaikan infrastruktur jalan yang rusak akibat dilalui kendaraan.

” Kemarin kami juga telah lakukan bahkan hari ini akan kami lakukan perbaikan, jalan tersebut” ungkapnya.
Kendati pihak PT SJS akan kembali melakukan perbaikan jalan, massa aksi tetap melakukan pemblokiran jalan masuk Bathcing plant guna untuk memberikan efek jera kepada perusahaan.
Dari pantauan koransultra.com, sebelumnya Konsorsium Generasi Muda Asinua, melakukan unjuk rasa didepan gedung DPRD Konawe dengan dikawal oleh pihak kepolisian resort Konawe.
Laporan : Nasruddin




