Genjot Optimalisasi PAD, Pemkab Konawe Bakal Ukom Calon Kepala UPTD Pasar

Unaaha, Koransultra.com  Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Konawe terus memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian fiskal daerah. Sejumlah langkah konkret mulai dijalankan pada 2025, mencakup optimalisasi pajak daerah, pengelolaan aset, hingga pemanfaatan sektor-sektor unggulan.

Bupati Konawe, Yusran Akbar menyebutkan bahwa peningkatan PAD menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah untuk memastikan pembangunan dapat berjalan lebih stabil tanpa ketergantungan berlebih pada dana transfer pusat.

Meningkatkan PAD bukan sekadar menaikkan angka penerimaan, tetapi memastikan kepercayaan publik tetap terjaga melalui pengelolaan yang terbuka dan bertanggung jawab,” Ujar Bupati Konawe, H.Yusran Akbar saat diwawancarai Koransultra.com Kamis 06/11/2025.

Menurut Bupati Yusran, salah satu terobosan yang bakal diambil oleh pemerintah yakni Pengelolaan dan Optimalisasi penerimaan PAD di Pasar, “terhadap calon Kepala UPTD Pasar selaku penanggung jawab dilapangan akan kami lakukan Uji Kompetensi (Ukom), mekanisme seleksinya saat ini sementara disusun,” tambah Bupati.

“Se Kabupaten Konawe, calon Kepala UPTD pasarnya akan kami lakukan Ukom, jadi saat fit and propertes masing masing calon bisa memaparkan konsepnya, terhadap optimalisasi pendapatan PAD di pasar yang akan dikelolanya jika terpilih, agar targetnya jelas” kata Bupati.

Hal ini akan membuka ruang, lanjut Bupati. “Bagi PNS yang memenuhi syarat untuk ikut berkompetisi dalam proses seleksinya, dan kami yakin banyak pegawai didaerah ini yang punya kompetensi untuk itu,” optimisnya.

Saat ini katanya, retribusi PAD dari sektor pasar belum signifikan, “PAD yang dihasilkan saat ini masih diangka Rp. 300 juta hingga Rp. 400 juta per tahun, dan angka itu masih bisa didongkrak, dan tentunya akan dipaparkan oleh calon kepala UPTD dalam visi misinya,” jelasnya.

“Jika PAD yag dihasilkan hanya cukup untuk membiayai operasional pasar, bagaimana pemerintah mau mengalokasikan untuk peningkatan infrastruktur, hal inilah yang mesti digenjot (PAD.red) sehingga dapat membantu program program peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Yusran.

Akan segera dilaksanakan (Seleksi.red), tambahnya. “Menunggu mekanismenya sementara disusun,” pungkasnya.

Laporan: Andriansyah Siregar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *