Expo Inovasi Desa Konawe 2025: Sejarah Baru, Jembatan Pengetahuan dan Pertumbuhan Ekonomi

Bupati: Ini bukan pencitraan, ini dampak pemberdayaan masyarakat

Unaaha, Koransultra.com – Untuk pertama kalinya dalam sejarah Kabupaten Konawe, seluruh desa dari 291 desa mengikuti Expo Inovasi Desa 2025, sebuah kegiatan besar yang tidak hanya menampilkan potensi desa, tetapi juga menjadi ruang transfer pengetahuan, jejaring bisnis, hingga transparansi pengelolaan dana desa.

Dalam sambutannya, Bupati Konawe Yusran Akbar menegaskan bahwa expo ini adalah langkah nyata dalam mewujudkan visi “Membangun Desa, Menata Kota, Menuju Konawe Bersahaja.”

Bupati Yusran menyebut bahwa kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama.

“Desa-desa yang sudah maju dan punya pengalaman bisa bertukar informasi melalui stan pameran masing-masing. Inilah ruang transfer pengetahuan yang selama ini kita butuhkan,” katanya saat menutup Expo Inovasi Desa Tahun 2025 dipelataran STQ Konawe, Selasa 11/11/2025.

Jejaring Bisnis Terbentuk, Investor Mulai Melirik

Bupati Yusran juga mengungkapkan bahwa expo ini telah membuka pintu baru bagi perkembangan ekonomi desa.

“Ada distributor dari luar daerah yang melihat langsung potensi Bumdes kita. Di sinilah jejaring bisnis mulai terbentuk,” katanya.

Menurutnya, expo ini memberi dampak langsung pada peningkatan kepercayaan diri para kepala desa

“Mereka percaya bahwa desa mampu bersaing dan berinovasi. Ini bukan pencitraan, ini dampak pemberdayaan masyarakat,” tegasnya.

Transparansi dan Akses Informasi Dibuka Lebar

Pada setiap stan desa, pengunjung dapat melihat rangkuman data pembangunan, potensi usaha, hingga laporan pemanfaatan dana desa

“Transparansi dana desa bisa dilihat dan dibaca langsung oleh masyarakat. Ini adalah jembatan antara pemerintah dan rakyat,” ucap Yusran.

Ia menambahkan bahwa expo menjadi jembatan lain yang tidak kalah penting, diantaranya Jembatan produk lokal menuju pasar yang lebih luas, membuka peluang bertemu investor dan pembeli. Selain itu ini adalah Jembatan mimpi menuju kenyataan, di mana desa-desa yang tertinggal dapat belajar dari desa yang berhasil sehingga memacu inovasi.

Bagian dari Komitmen Membangun Konawe Bersahaja

Bupati menegaskan bahwa Konawe Bersahaja bukan sekadar visi-misi pemerintahan YA-Syam,  “Semua bisa terjadi ketika ada komitmen bersama. Expo ini adalah bagian dari komitmen itu—komitmen membangun fundamental yang kuat,” jelasnya.

Apresiasi untuk 291 Desa di Konawe

Dalam kesempatan itu, Bupati Yusran memberikan apresiasi atas partisipasi seluruh desa.

“Kami bangga atas kerja maksimal 291 desa yang hadir membuktikan bahwa mereka bekerja, berinovasi, dan berkontribusi melalui Bumdes masing-masing,” katanya.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak, serta menegaskan bahwa perjalanan pembangunan desa masih panjang

“Perjalanan ini belum berakhir. Mari wujudkan komitmen kita, jaga sinergi dan kolaborasi yang sudah terbangun.”

Ajakan untuk Semangat Gotong Royong

Menutup sambutannya, Bupati Yusran memberikan pesan motivasi kepada seluruh perangkat desa dan masyarakat Konawe:

“Jadilah pemimpin yang dekat dengan rakyat. Jadikan desa sebagai rumah yang nyaman bagi semua. Kepada masyarakat Konawe, mari kita perkuat semangat gotong royong. Ingat, kesuksesan adalah upaya-upaya kecil yang diulang setiap hari.” pungkasnya.

Ketua DPRD Kabupaten Konawe, I Made Asmaya, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Expo Inovasi Desa 2025 yang digelar Pemerintah Kabupaten Konawe. Ia menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar penutupan acara, tetapi menjadi awal semangat baru dalam perjuangan membangun desa dan menata kota menuju Konawe Bersahaja.

“Kita tidak hanya menutup kegiatan Expo Inovasi Desa, tetapi kita baru saja memulai perjuangan baru,” ujar I Made Asmaya dalam sambutannya.

Menurutnya, “Konawe Bersahaja” bukan sekadar slogan visi-misi pemerintah daerah, tetapi makna mendalam tentang Konawe yang tumbuh dari bawah, kuat karena akar desanya, dan sejahtera karena persatuan rakyatnya, pungkasnya.

Dengan terselenggaranya Expo Inovasi Desa 2025, Konawe menunjukkan bahwa kolaborasi masyarakat dan pemerintah mampu melahirkan fondasi pembangunan yang kokoh—menuju Konawe yang benar-benar Bersahaja, tanpak hadir dikegiatan tersebut Staff Ahli Gubernur Sultra, Wakil Bupati Konawe, Kajari Konawe, Sekda Konawe, Wakapolres, serta jajaran OPD Lingkup Konawe.

Laporan: Andriansyah Siregar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *