Unaaha, Koransultra.com – Bupati Konawe, H. Yusran Akbar resmikan gedung perawatan Puskesmas Lambuya, anggaran yang digelontorkan untuk membangun fasilitas penambahan ruang rawat inap di Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat di Kecamatan ini senilai Rp.3.1 Miliar yang bersumber dari Dana DAK tahun 2025 lalu, tak hanya itu secara simbolis Bupati Yusran juga meresmikan gedung baru lainnya pada tiga Puskesmas yakni Anggaberi, Alosika dan Wawotobi, yang berlangsung di Kelurahan Lambuya, pada Jum’at (23/1/2026).
Tampak hadir dikegiatan peresmian Sekretaris Daerah Konawe, Kepala BNNK Konawe, Para Pimpinan OPD Konawe, unsur TNI/Polri, Ketua TP-PKK Kabupaten Konawe, Camat, beberapa Kepala Puskesmas, Kepala Desa se Kecamatan Lambuya serta tokoh masyarakat.

Saat menyampaikan sambutannya, Bupati Konawe menekankan tiga hal penting dalam pelaksanaan tanggungjawab Aparatur Sipil Negara (ASN) terkhusus di Puskesmas. “Jadi tiga hal yang perlu diperhatikan, Aksesibilitas, kualitas SDM dan bagaimana pelayanan serta belanja efisien,” kata Bupati Yusran menyebutkan poin tersebut.
Bupati juga menginformasikan bahwa pemerintah Konawe baru saja meresmikan gedung PICU dan Cathlab Jantung di RSUD Konawe, “kemarin kita baru saja menerima alat bantuan Cathlab, atau lebih tepatnya alat yang berhubungan dengan penyakit jantung,” ucap Bupati.
Dan ini merupakan berkah buat kita semua lanjutnya, sehingga patut untuk disyukuri. Karena masyarakat tidak perlu lagi keluar daerah untuk yang berhubungan dengan penyakit tersebut.
Untuk memenuhi kualitas pelayanan dalam hal peningkatan Sumber Daya Manusia, pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe akan memprogramkan beasiswa bagi mereka yang akan lanjut pendidikan.

“Jadi tahun 2026, nanti kita atur supaya anak-anak Konawe yang akan sekolah atau yang sudah sekolah di kedokteran, kita akan bantu entah lewat beasiswa atau intervensi lainnya, termaksud profesi lainnya,” ujar Yusran Akbar.
Diharapkan dengan sejalannya pelayanan dan tenaga kesehatan yang ada terhadap pasilitas yang telah disiapkan, dapat terus meningkatkan kualitas dibidang kesehatan. Sebab ini akan berpengaruh terhadap kondisi kesehatan masyarakat. Tak hanya di Rumah Sakit Kabupaten, termaksud di tingkat puskesmas. Pelayanan harus terus ditingkatkan. “Puskesmas merupakan ujung tombak pelayanan sebelum ke rumah sakit,” ujar Yusran Akbar.
Selain itu, Yusran Akbar juga manyampaikan bahwa pihak Pemda akan segera membangun Rumah Sakit tipe D diwilayah pesisir.
Di akhir sambutan Yusran Akbar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung kinerja Pemda dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, termaksud bidang-bidang lainnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan, Yones, S.E., MM, menyampaikan bahwa item pasilitas yang akan diresmikan yaitu Pembangunan Gedung Rawat Inap Puskesmas Lambuya dengan Nilai Anggaran Rp.3.199.337.000, yang bersumber Dana DAK 2025.
Serta Pembangunan Gedung Puskesmas Wawotobi dengan nilai anggaran Rp.3.470.000.000, yang bersumber Dana DAK 2025. Kemudian Puskesmas Anggaberi senilai Rp.3.435.500.000, yang bersumber dari Dana Alokasi Umum Daerah.
Sedangkan Puskesmas Alosika itu sebesar Rp.3.255.900.000, bersumber dari Dana Alokasi Umum Daerah. (Red*)





