Konsel Jalin Kerja Sama dengan Perum-Perindo

Bupati konsel, H. Surunuddin Dangga saat memberikan sambutanya pada acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada, kamis (8/2/17) di kecamatan kolono. Foto: kasran.
Bupati konsel, H. Surunuddin Dangga saat memberikan sambutanya pada acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada, kamis (8/2/17) di kecamatan kolono. Foto: kasran.

ANDOOLO, KORAN SULTRA-Pemerintah kabupaten konsel dalam menjalin kerja sama dengan perusahaan umum perikanan Indonesia (Perum-Perindo), di sektor perikanan ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama pada, Kamis (9/2/17) di kecamatan kolono Konawe Selatan (Konsel).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri sejumlah unsur pejabat konsel. Direktur Perum-Perindo, Ir Syahril Japarin mengatakan, kehadirannya ditempat tersebut guna untuk melihat potensi perikanan yang ada di wilayah kecamatan kolono konsel, tak terlepas dari semangat dan usaha dari pak bupati dan jajaranya untuk menarik pihaknya hingga ketempat tersebut.

“Memang dalam waktu terakhir ini pemerintah pusat memperkuat sektor kalautan dan perikanan. Kebetulan perum perikanan indonesia perusahaan yang saya pimpin mendapatkan kesempatan dan mejadi baffer ataupun pendukung utama dari kebijakan sektor kelautan perikanan diera ibu Puji Astuti,” ugkap dia dihadapan sejumlah tamu undangan.

kata dia, dalam perjalananya Mentri kelautan itu, meminta ia untuk sesegera mungkin membuat perikanan indonesia menjadi sangat besar.

Dan karena dorongan semangat yang besar iya jadikan suatu lompatan kinerja jenis usaha, sehingga di tahun ini pihaknya mentargetkan tidak sedikit dari tahun yang lalu.

“Target yang diberikan yang lalu, kami lompati samapi emapat kali lipat. Yang kalau biasanya orang ditargetkan cuman naik 10 hingga 20 persen saja, sekarang dapat mencapai 400 persen,” kata Syahril.

Diharapkannya, ajakan dan tawaran Bupati Konsel supaya dapat ikut hadir ketempat tersebut, mendapat respon yang baik. Sehingga dapat mempercepat kinerja perusahaannya seperti yang telah diarahkan Mentri Susi padanya.

“Muda-mudahan apa yang kami harapkan dapat mempercepat kinerja dari perusahaan ini seperti yang di arahkan ibu menteri,” katanya.

Tentunya di tahap awal ini, Tambahnya, banyak sekali yang kita akan lakukan dengan terlebidahulu melakukan kajian yang ditel tentang potensi yang ada seperti kondisi alam dan sebagainya untuk memungkinkan melakukan berbagai kegiatan yang akan di laksanakan disini apakah dari sisi budidaya darat, atau budidaya laut.

Apa yang akan kami lakukan disini kami akan pelajari situasinya dengan sabaikbaiknya sehingga bisa memutuskan dengan tepat nanti, kegiatan apa yang paling pas kita akan lakukan.

“Kami juga berharap pula mendapat dukungan yang luar biasa dari ibu menteri dalam menjalankan program ini, karena di katakan ibu menteri kalu untuk mengembangkan dunia perikanan harus mempunyai luas lahanya 1000-2000 Ha, dan itu konsel mempunyainya,” jelasnya.

Semtara itu, Bupati konsel, H.Surunuddin Dangga mengungkapkan, pemerintah kabupaten bersama Perum-perindo telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama yang berlangsung di kantor Perum-perindo pada 2 desember 2016 lalu.

” pada hari ini juga kami akan melanjutkan kerjasama penandatanganan surat perjanjian pinjam pakai tanah milik pemda konsel dalam pengembangan sistem bisnis perikanan melalui kegiatan budidaya,” ungkapnya.

Dikataknya, Surunuddin, kondisi konsel saat ini tengah giat-giatnya melakukan pembagunan disegala bidang, utuk mewujudkan “Desa maju konsel hebat”, menuju konsel yang sejahtera, unggul dan amanah berbasis pedesaan pada tahun 2021, serta mendukung percepatan pembagunan dan perekonomian Nasional.

Di kesempatan itu pula, mantan ketua DPRD konsel itu menyampaikan beberapa program-program yang telah tercapai di konsel seperti; pembagunan gardu induk (G) sebesar 2×50 Mega Watt yang merupakan program energi Nasional sebesar 35.000 Mega Watt oleh PT.SSDP, konsel dijadikan wilayah sumbrr pembibitan sapi bali oleh mentan, penetapan kecamatan lalembuu yang berada di konsel sebagai kawasan jeruk Nasional, kawasan pedesaan prioritas Nasional (KPPN) menetapkan konsel salah satu dari 14 kabupaten di Indonesia penerima program pembagunan kawasan pedesaan prioritas Nasional, dan kerjasama dengan Stakeholder diantaranya; UHO,UGM,APIK-USAID, NSLIC-CIDA, dan MCAI.

Ditambahkanya, ini merupakan langka yang tepat untuk melaksanakan perjanjian kerja sama, karena dengan adanya rencana pembaguna sistem bisnis perikanan melalui kegiatan budidaya diharapkan dapat terciptanya Multiplayer Cffct dalam mewujudkan jesejahteraan dan penigkatan taraf hidup.

” saya menghimbau dan mengajak masyarakat kita semua, terutama yang masuk dalam kawasan teluk kecamatan kolono ini, untuk berkomitmen mendukung suksenya program rakyak ini,” tutupnya.

Kontributor : Ran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *