Dok Koran Sultra
Dok Koran Sultra

KOLAKA, KORAN SULTRA– Harap harap cemas, belum adanya kepastian status pembagian lahan Pemerintah Kabupaten Kolaka.

Setelah dikeluarkannya SK Bupati Oktober 2015 lalu, pembagian lahan yang telah turun status. Pemda Kabupaten Kolaka telah menetapkan sejumlah lokasi peruntukan Eks kawasan hutan, sebagai areal pengembangan ekonomi strategis, areal investasi, pengembangan pemukiman dan pengembangan ekonomi masyarakat.

Dari empat desa yang telah menerima SK termasuk kelompok Supriadi, masing-masing diberikan tanggung jawab, untuk mangakomodir pembagian lahan secara merata kepada masyarakat. Namun, penetapan pembagian eral lahan eks kawasan tersebut tidak mempengarungi atau merubah batas wilayah administrasi pemerintahan desa maupun batas wilayah administrasi kecamatan.

Sehingga sampai saat ini realisasi pembagian lahan untuk masyarakat belum juga ada kejelasan.

Menurut Tr, eks lahan yang diperuntukan warga di Desa Tanggetada, sebenarnya sudah harus dimanfaatkan warga. Karena disamping sudah diterbitkannya SK Bupati, masyarakat juga sudah melakukan pencabutan lot.

”Meskipun masyarakat sudah melakukan pencabutan lot, tetapi mereka tidak mengetahui titik lokasi sebenarnya. Dimana mereka ditempatkan. Parahnya, ada sebagian yang mengklaim tanah warga kelompok Bonto Cani telah digali dan dijadikan timbunan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” katanya.

Adapun lokasi yang hingga saat ini masih berpolemik yaitu, Desa Tanggetada, Lalonggolosua, Petudua, dan Desa Palewai. Serta kelompok Supriadi. Sebab, lokasi tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara tekhnis dalam mendudukkan masyarakat sebagaimana yang tertera dalam SK Bupati bulan oktober 2015 lalu.

Bahkan, sejumlah warga berpendapat lain tentang lokasi tersebut. Menurut mereka, pembagian lokasi yang sudah memasuki satu dekade sejak keluarnya SK itu, diduga bakal dikaitkan dengan politik. Sebab, Pilkada di Kabupaten itu, tinggal menghitung waktu pelaksanaannya.

Kontributor : Hamdan
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here