Sekda Muna Nurdin Pamone
Sekda Muna Nurdin Pamone

RAHA, KORAN SULTRA-Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna akhirnya memeriksa dua orang pejabat teras lingkup Kabupaten Muna. Dua orang pejabat Muna yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Muna Nurdin Pamoe dan Ketua DPRD Muna Mukmin Naini. Kedua pejabat tersebut diperksa, Selasa (28/2) karena diduga telah melakukan penyimpangan Dana Alokasi Khusus (DAK) kabupaten Muna tahun 2015 senilai Rp 200 Milyar.

Kedua pejabat itu diperiksa selama empat jam dengan ruangan yang berbedah. Sekda Muna diperiksa langsung oleh Kasi Intel Kejaksaan karena keterkaitannya selaku ketua Tim anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), sedangkan Ketua DPRD Muna diperiksa oleh Kasi Pidana Umum (Pidum) karena keterkaitannya dalam proses penganggaran yang di biayai dari DAK tahun 2015.

Kajari Muna Badrut Tamam yang dikonfirmasi melalui Kasi Intel Kejaksaan La Ode Abdul Sofyan mengatakan, jika Keduanya tidak diberikan pertanyaan, namun hanya sekedar dimintai keterangan seputar dana DAK.

“Sekda dan Ketua DPRD, diperiksa karena ada kaitannya dengan proses pengaanggaran kegiatan tersebut,” kata Sofyan usai melakukan pemeriksa.

Kata dia, dalam bulan ini usai ekspos internal, pihak kejaksaan sudah dapat menyimpulkan hasilnya.

Sementara itu Sekda Muna Nurdin Pamone yang berhasil dikonfirmasi mengungkapkan, jika pemanggilan dirinya merupakan sebagai Sekda dan Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) Muna.

IKLAN KPU

BACA JUGA: Besok Kejari Bakal Periksa Sekda dan Ketua DPRD Muna

“Yang namanya tanya jawab itu perlu waktu, bertanya saya menjelaskan. Karena dalam memberi jawaban itu tidak boleh gegabah dan tidak boleh kita sembrono,” jelas Nurdin usai menjalani pemeriksaan.

Dikatakannya, dirinya selalu siap jika kembali dipanggil oleh Kejari terkait penyidikan kasus tersebut.

“Kalau kemudian saya dipanggil lagi, saya harus siap datang. Tapi, panggilan pertama tadi, saya sebagai warga negara harus koperatif, datang tepat waktu dan memberikan keterangan sesuai apa yang dipertanyakan,” tuturnya.

Sementara Ketua DPRD Muna Mukmin Naini mengatakan, Jika pemanggilannya hanya memberikan penjelasan sehubungan dengan tugas dan kewenangannya di DPRD.

“Hal-hal yang teknis, yang kita anggap bukan domain di DPRD, saya tidak beri jawaban. Nanti dikonfirmasi di Eksekutif,” ungkapnya.

Selain kedua pejabat teras, ada lagi mantan pejabat teras yang bakal ikut dilakukan pemeriksaan terkait dana DAK Muna tahun 2015, yaitu mantan PJ Bupati Muna Zayat Kaimoedin alias Derik, yang rencananya bakal diperiksa pada, Jumat (3/3) mendatang.

Pantauan media ini, Sekda Muna tiba di Kejari sekitar Pukul 09.42 wita dengan mengendarai Mobil merek Fortuner dengan nomor Polisi DT 7221 DE, langsung menuju ruang Kepala Seksi Intelejen (Kasi Intel). Sementara Ketua DPRD Muna Mukmin Naini, tiba sekitar pukul 11.28 wita, dengan kendaraan Dinas nomor polisi DT 3 D, yang kemudian masuk diruang Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum).

Kontributor : Bensar
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here