Lasusua, Koran Sultra – Pucuk Pimpinan Ketua Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) kini berganti Komando, dari Ketua Lasqi lama, Nurfaeda Rusda Mahmud menyerahkan tongkat Komando Kepada Hj. Andi Nurhayani Nur Rahman untuk melanjutkan Amanah Sebagai Ketua Lasqi Kolaka Utara.

Penyerahan tongkat Komando, Ketua Lasqi Sulawesi Tenggara (Sultra), Tina Nura Alam melantik Ketua Lasqi Kolut Hj. Andi Nurhayani Nur Rahman bersama Pengurus Lasqi Kolaka Utara diGedung Islamic Cetre Lantai Dasar Masjid Agung Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Provensi Sulawesi Tenggara (Sultra). Senin (18/12/2017)Pagi.

Ketua Lasqi Sultra, Tina Nur Alam dalam sambutannya, Pelantikan ini adalah salah satu Program Pusat, Provensi, keKabupaten sampai ketingkat Kecamatan, tujuannya agar semua Pengurus dapat bersinergi dalam mengembangkan Seni yang bernuansa Islami baik tingkat provensi maupun Tingkat Kabupaten dan Kota.

“Pelantikan ini, untuk membina Qasidah dan seni islam yang bertujuan Lasqi bukan hanya mengikuti festivalnya saja tetapi bagaimana meningkatkan kecintaan terhadap Lasqi dan mengamalkannnya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya

Festival Seni Qasidah berskala besar Tingkat Nasional tahun 2017 yang ke 22 di Padang, Sumatera Barat yang lalu, Lasqi Fashion Show Kolut Putri juara Harapan 3 dan Sultra Masuk 10 Besar. diTahun 2018 Lasqi Bintang Vokalis dan Peragaan Busana (Fashion Show) tingkat Provensi Sultra kita akan bergabung dengan MTQ Kabupaten Buton Utara, untuk mengikuti Festival Seni Qasidah berskala besar Tingkat Nasional diBulan Maret 2018 di Ambon, Maluku. dan Rencananya Qasidah Clasic dan Kolaborasi akan dilombakan diTahun 2019 mendatang. ungkapnya

IKLAN KPU

“Lasqi Kolut sudah memperlihatkan Prestasi yang gemilang dan kedepannya berpotensi menjuarai ditingkat Nasional, Saya juga meminta Bantuan, Penganggaran Lasqi diBiro Kesra Kolut bisa dinaikkan untuk kelancaran pelaksanaan setiap kegiatannya,” ungkapnya

Bupati Kolut Drs. Nur Rahman Umar dalam sambutannya, Pelantikan ini sebagai tuntunan sebagai suatu organisasi dapat menjadi pioner dalam mempertahankan dan melestarikan nilai-nilai Budaya Tradisional yang bernilai Religius karena Qasidah merupakan kesenian yang berakar dari masyarakat yang harus dibina dan dikembangkan. Kesenian ini dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi Pencinta seni namun juga bagi Generasi Muda karena Qasidah menyiarkan siar-siar Islam dalam tiap bait dan lantunan lagu-lagunya.

“Saya sebagai Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih kepada Ketua Dan pengurus Lasqi sebelumnya yang telah berhasil mengembang Seni dan Qasidah hingga berprestasi mengharumkan nama Kolut disetiap Perlombaan Seni Qasidah ditingkat Provensi Sultra dan Selamat menjalankan tugas untuk Ketua Lasqi dan Pengurus yang baru saja dilantik,” ucapnya

Perkembangan Seni Qasidah selama ini telah mampu memberikan proses pembelajaran yang sangat efektif, baik dalam menumbuhkan daya cipta para seniman maupun dalam meningkatkan apresiasi dan kreativitas seni bagi masyarakat. Untuk menjalankan visi dan misi mulia ini tentunya memerlukan sinergitas segenap Pengurus Lasqi Kolut serta dukungan dari pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, politisi, para Akademi serta setiap elemen masyarat lainnya. terangnya
“Saya berharap Pengurus Lasqi Kolut sebagai garda terdepan dalam membina dan memajukan Kesenian Qasidah dan berpacu dalam meningkatkan Prestasi dimasa yang akan datang, harapan ini bukanlah harapan yang berlebihan mengingat Pengurus Lasqi yang baru dilantik adalah sosok berpengalaman dalam seni berqasida,” ungkapnya

KONTRIBUTOR : ISRAIL YANAS

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here