Raha, Koran Sultra – Peringatan Hari Amal Bakti ke-72 Kementrian Agama, sembilan Pegawai Negeri Sipil dianugerahkan tanda kehormatan satya lencana karya satya. Penganugerahan ini diberikan kepada PNS dilingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Muna. Bupati Muna LM. Rusman Emba secara langsung menyematkan pin kehormatan untuk PNS dengan pengabdian 10, 20 hingga 30 tahun.

Bupati Muna didaulat menjadi inspektur upacara. Sambutan Menteri Agama yang diucap Bupati menyebut bahwa pada masa kekinian tugas kemenag semakin berat tantangannya karena harus berhadapan dengan zaman yang cepat berubah. Tuntutan publik semakin tinggi, terbuka dan spontan.

Kemenag mengingatkan juga harus giat berinovasi agar lembaga lebih terasa kekinian. Jangan sampai dianggap mesin tua yang usang. Karenanya tahun ini diharap semua layanan dipusat dan daerah sudah dilakukan secara digital dan terintegrasi dalam Sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sebagai implementasi e-Government.

HAB Kemenag tahun 2018 mengambil tema “tebarkan kedamaian”. Tema dipilih karena pada hakikatnya agama berfungsi menyemai kebaikan dan kedamaian. Kadamaian adalah pesan universal semua agama kepada umat manusia.

Peringatan upacara ditutup dengan persembahan marching band ‘syariah’ dari siswa dan siswi MTsN 2 Wakuru. Seluruh pelaku marching band mengenakan hijab terkecuali yang laki-laki. Mereka mempersembahkan atraksi memuka mereka dihadapan peserta upacara yang berasal dari PNS lingkup kemenag Muna, Forkopimda, para kepala OPD tokoh-tokoh agama perwakilan guru dan siswa siswi dibawah binaan Kemenag Muna.

” aspirasi dari berbagai arah agar kita dapat mencapai target kinerja sekaligus memenuhi harapan publik. Kemudian, marilah kita latih kepekaan agar lebih memahami persoalan riil dimasyarakat sehingga dapat menentukan prioritas kerja,” kata Bupati Muna ketika mengucap sambutan pada peringatan HAB dilapangan upacara Kemenag Muna, Rabu (3/1/2018).

KONTRIBUTOR : BENSAR

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY