Lasusua, Koran Sultra – Pihak Sekolah Menengah Pertama (SMP)H. Agus Salim Katoi (HASK), Kecamatan Katoi, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), rencananya akan menerapkan aturan baru bagi siswa yang tidak bisa membaca al-quran tidak akan diikutkan dalam ujian semester.

Namun, aturan baru tersebut akan diterapkan setelah ada persetujuan dari ketua PGRI kolut dan orang tua siswa.

“Kita koordinasi dulu dengan pak ketua dan setelah itu kami akan adakan rapat komite,” kata
Kepala Sekolah (Kepsek)SMP H. Agus Salim Katoi Masnur, Rabu, (3/1/2018).

IKLAN KPU

Rencana penerapan sistem baru tersebut, semata-mata hanya untuk mendekatkan siswa terhadap nilai-nilai agama. Sebab, amalan membaca al-quran merupakan suatu keperluan dan juga tanggung jawab secara fardhu ain, kepada umat islam untuk mahir membaca al-quran, dan ketika hal tersebut diterapkan, akan berdampak positif pada sifat dan perilaku siswa itu sendiri.

“Ini bagi semua siswa. jadi, mulai dari sekarang kami akan arahkan guru agama untuk melatih siswa mengaji dan menghafal surah-surah pendek, minimal ada tiga atau lima surah dihafal” ujarnya.

Untuk itu, dengan adanya sistem seperti ini nantinya, kami harapkan siswa yang bersekolah disini tidak ada lagi yang tidak tahu membaca al-quran.

“Kami juga selaku guru akan merasa malu ketika ada siswa alumni SMP Agus Salim ketika mereka disuruh mengaji tidak tahu,” ucapnya.

KONTRIBUTOR : SOFYAN

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here