Salah satu tempat jualan pedagang di pasar Guali.

Laworo, Koran Sultra – Pasar tradisional Guali, berlokasi di pinggir ruas jalan poros Guali, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat (Mubar) perlu dilakukan penataan dengan baik. Dimana, pasar yang digelar tiap tiga hari itu, sejumlah tempat atau lapak pedagang telah kondisi rusak, dan nampak tidak teratur (semrawut). Hal ini diakui salah seorang pengunjung yang enggan disebutkan namanya kepada Koran Sultra, belum lama ini.

IKLAN KPU

“Pasar ini (pasar Guali, red) memang perlu dilakukan penataan. Sebab, sejumlah tempat (lapak) pedagang telah rusak. Dan sebagian pedagang, baik pedagang buah maupun sayuran berjualan di tanah,” Ungkapnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan, pentingnya system pengelolaan atau penataan dengan baik pasar tradisional yang digelar tiap tiga hari itu. Yakni, selain dapat memunculkan suasana atau pemandangan yang indah di sekitar lingkungan pasar.

Juga dapat menarik perhatian Pembeli atau Masyarakat untuk berkunjung atau berbelanja di pasar tersebut. “Kalau pasar Guali ini dilakukan penataan atau pengelolaan dengan baik. Termasuk pengaturan lokasi kendaraan bagi para pengunjung, baik itu kendaraan roda dua, maupun empat. Suasana pasar akan nampak indah dan terasa nyaman. Hingga lebih menarik perhatian para pengunjung (pembeli),” Ujarnya.

Ia menambahkan, adanya system pengelolaan atau pentaan dengan baik terhadap pasar tradisional tersebut, dapat memberi kontribusi terhadap pembangunan daerah, melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD).

KONTRIBUTOR : RONAS PARINI

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here