Unaaha, Koran Sultra – Beredarnya isu postingan dimedia sosial soal salah satu mushaf Alquran yang berbeda penulisannya kepala kantor kementrian agama kabupaten Konawe,Ahmad Lita saat ditemui diruangannya menegaskan sepanjang ini didaerah konawe pihaknya belum menemukan kasus tersebut.

Akan tetapi dirinya mengaku tetap mengantisipasi hal hal tersebut dengan membentuk satu tim untuk melacak serta memeriksa Mushaf Alquran yang telah beredar.

“Langkah awal kita akan melacak kebenaran tersebut dan saya telah arahkan para Kepala KUA di Kecamatan untuk segera menarik kitab yang dimaksud apabila ditemukan dan apabila masyarakat menemukan juga segera dilaporkan.”tegasnya.

Dirinya menuturkan akan memeriksa Alquran yang belum beredar terutama yang tidak melalui kantor kementrian agama, Ahmad Lita mengharapkan agar semua percetakan bekerja sama dengan kementrian agama sehingga sebelum diterbitkan terlebih dahulu diteliti serta diperiksa oleh para penghapal Alquran agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Sepanjang ini dikabupaten konawe belum kita temukan kasus yang seperti tersebar dimedia sosial,akan tetapi kita tetap waspada.”pungkasnya.

KONTRIBUTOR : NASRUDDIN

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY