Kolaka, Koran Sultra – Setelah melalui peroses yang panjang selama 2 tahun taman wisata alam (TWA) yang merupakan hutan konservasi akhirnya resmi dibuka berikut dengan pembangunan bendung (INTAK) berdasarkan surat rekomendasi dari kementerian.

Selain menjadi pusat destinasi wisata alam permandian air panas, objek wisata goa firdaus, taman wisata alam (TWA) di Ulunggolaka, Kelurahan Mangolo, kecamatan Kolaka, akhirnya diresmikan bersama dengan peletakan batu pertama bendungan air bersih (INTAK) PDAM oleh Bupati Kolaka, Ahmad Safei, Sabtu, (27/01).

Proyek pembangunan bendung (INTAK) air bersih (PDAM) Ulunggolaka merupakan salah satu bentuk realisasi dari pemerintahan Bupati Kolaka, Ahmad Safei bersama Muhammad Jayadin yang mana asas manfaatnya akan dinikmati bersama yang akan disalurkan dibeberapa kecamatan di kabupaten Kolaka.

Dalam pertemuan tersebut Bupati Kolaka, Ahmad Safei, mengatakan bahwa pekerjaan dan pemanfaatan air bersih ini akan segera selesai pada akhir 2018, dan dimanfaatkan awal tahun 2019. Juga merupakan satu kesyukuran bahwa kabupaten Kolaka mendapat program ini dengan anggaran sebayak Rp. 80 miliar dan ini adalah hal yang luar biasa. Ungkapnya

IKLAN KPU

Lanjut Ahmad Safei, kita berharap bahwa singkronisasi yang terjadi antara Pemda Kabupaten Kolaka, Dirjen Sumber Daya Air yang ditindak lanjutannya oleh pihak Dirjen Cipta Karya untuk akses ke rumah-rumah masyarakat. Ujarnya

Calon Bupati Kolaka ini juga berharap bahwa realisasi daripada INTAK ini mencakup semua lini, sementara ini kita prioritaskan sampai 5 kecamatan mencakup kecamatan Pomalaa dengan kapasitas 250 liter per detik yang diperkirakan sampai tahun 2038. Pulasnya

Hal senada dikatakan oleh PPK Sumber Daya Air, Kasim Sarewa, menurutnya, setelah Intek ini selesai menyusul pekerjaan jaringan sepanjang 28 km, namun hal ini tidak semata-mata hanya komersil. Tapi bisa juga sebagai pelayanan masyarakat atau pelayanan sosial, karenanya sebanyak 6 unit hidran umum telah kita buat. Jelasnya

Disisi lain Kadis Pariwisata Kabupaten Kolaka, A. Pangoriseng, mengatakan bahwa dalam hal pemanfaatan Taman Wisata Alam (TWA) Ulunggolaka ini ada 3 yang perlu kita jaga baik dari segi pemeliharaan, pemanfaatan serta peningkatan ekonomi masyarakat pada khususnya yang ada di sekitar TWA ini. Terangnya

Karenanya di Pariwisata itu ada yang disebut sebagai 3A yakni, antraksi atau daya tarik yang ada di dalam destinasi wisata, aminitas atau sebagai sarana prasarana, dan meransang daya minat masyarakat dengan cara publikasi melalui media-media sosial. Jelasnya

“Sebagai wujud dari pembangunan pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Kolaka, 2 manfaat yang akan bisa kita rasakan di dalam hutan konservasi taman wisata alam Ulunggolaka ini, yakni pemanfaatan air bersih yang akan mengalir di rumah-rumah masyarakat, kemudian upaya pemanfaatan secara lestari wisata unggulan taman wisata alam Ulunggolaka. Semua ini adalah bukti keseriusan Bapak Bupati Kolaka untuk mewujudkan Kolaka yang kita cintai ini. Tutupnya

KONTRIBUTOR : HAMDAN

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here