Unaaha, Koran Sultra – Ketua DPRD Konawe,H.Ardin merasa kecewa terhadap keputusan pemerintah Pusat yang tidak merealisasikan pembangunan Bendungan Pelosika dikecamatan Latoma kabupaten Konawe.

Sementara tahap sosialisasi terkait pembayaran ganti rugi lahan masyarakat tengah berjalan antara pemerintah daerah dengan tim pelaksana Pelosika.

“Kami jelasnya sangat kecewa,karena apabila pembangunan Bendungan Pelosika ini terjadi akan mampu mengangkat perekonomian masyarkat.”ungkapnya,selasa (17/04).

Keputusan Pemerintah untuk mencoret Bendungan Peloaika dalam daftar PSN tersebut menurutnya adalah salah satunya dari faktor keuangan negara mengingat utang negara hampir mencapai 5 ribu triliun rupiah.

“Pemerintah punya alasan tertentu dalam penundaan kita tinggal menunggu saja surat resminya terkait kebijakan tersebut,namun saya beranggapan ini semua terkait kondisi keuangan negara.”Pungkasnya.

Seperti yang diberitakan sebanyk 14 proyek nasional yang dicoret dari daftar proyek strategis nasional ( PSN ) yang nilai mencapai 246 Triliun dan salah satunya adalah Bendungan Pelosika.

KONTRIBUTOR : NASRUDDIN

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here