Kepala Puskesmas Dangia Nur Qomar

Tirawuta, KoranSultra.Com – Setelah diberitakan sejumlah tenaga medis di PKM Dangia bakal melaporkan tindakan Kepala Puskesmas nya, yang semena mena melakukan pemotongan terhadap honor jasa BPJS.

Kepala PKM Nur Komar, sempat berkilah jika pemotongan tersebut tanpa sepengetahuannya, melainkan tindakan bendahara yang melakukan hal tersebut tanpa kordinasi awal padanya.

”Saya tidak pernah memotong dana BPJS, tidak tau kalau bendahara saya yang melakukan tanpa sepengetahuan saya,” terang Nur Komar beberapa waktu lalu.

Pernyataan Komar akhirnya mendapat sorotan dari Bendaharanya. Pasalnya, bendahara tidak terima atas tudingan Kepala PKM Dangia tersebut.

Menyikapi hal tersebut Kepala PKM Dangi Nur Komar, akhirnya kembali meminta maaf atas ucapan yang dilontarkannya.

”Saya kembali klarifikasi jika pernyataan saya memang telah keliru. Ini sebenarnya hanya miskomunikasi saja. Ucapan yang saya sampaikan bahwasanya mungkin saja bendahara saya melakukan pemotongan terhadap honor jasa BPJS itu memang keliru,” terang Komar.

Komar juga menjelaskan, jika yang berhak menerima jasa BPJS sebenarnya PNS serta Tenaga Honorer yang memiliki SK Bupati, serta mempunyai sertifikasi profesi.

”Akan tetapi, untuk menghargai kinerja para tenaga honorer yang belum memiliki SK Bupati, maka kami tetap memberikan jasa BPJS dengan syarat memiliki sertifikasi profesi,” jelas Komar.

Sementara untuk mensiasati hal tersebut kata Komar, sejumlah Kepala PKM di Koltim sepakat untuk membuat dua laporan pertanggungjawaban.

”Satu laporan interen pertanggung jawaban kami di Dinas, satunya lagi laporan pertanggung jawaban yang sesungguhnya,” katanya.

Kontributor : Dekri

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY