Raha, Koran Sultra – Pekerjaaan swakelola atau atau dipihak ketigakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara pada proyek jalan tambal sulam khusus Kota Raha, senilai Rp. 1,5 M diduga digelontorkan dari anggaran APBD Muna tahun 2018 .

Sementara itu, Plt Kadis PU Muna, Ali Basa, selaku Asisten II saat dikonfirmasi terkait hal ini mengaku tak mengetahui dari mana sumber anggaran pemeliharaan jalan rutin tersebut.

IKLAN KPU

“Memang proyek pemeliharaan jalan yang rusak dalam kota Raha dikerjakan secara swakelola. Nilai anggarannya Rp1,5 miliar. Pengadaan materialnya ditender seperti aspalnya. Kalau sumber dananya saya kurang tahu dari mana, yang jelas bukan dari DAK,” ujarnya pada wartawan via seluler, Senin (13/8).

Sekretaris PU Muna Anwar Agig juga memberikan jawaban yang senada saat di konfirmasi terkait proyek jalan tambal sulam tersebut dirinya mengatakan yang lebih tahu persis kegiatan itu adalah Kabid Bina Marga, Aswan.

“Proyek pemeliharaan jalan namanya. Total anggarannya termasuk materialnya Rp1,5 miliar. Memang proyek ini di swakelola, materialnya dilelang. Sumber dananya kalau bukan PAD ya DAU 2018. Tapi yang tahu persis kegiatan ini Kabid Bina Marga PU Muna, Aswan,” tandasnya.

Sayangnya berusaha dikonfirmasi Kabid Bina Marga, Aswan melalui telepon ponselnya tidak dapat dihubungi nada sambung diluar jangkauan yang terdengar dari seberang.

Untuk diketahui, berdasarkan pantauan media terlihat sejumlah titik ruas jalan dalam kota Raha telah ditambal sulam menggunakan aspal seperti di jalan halam kantor Bupati, Bundaran taman jati, hingga bypas arah SPBU. Namun, dibeberapa titik jalan bypas yang lubang seperti jalan depan kantor Dispora Muna atau SOR Laode Pandu belum teraspal dan tidak merata.

KONTRIBUTOR : BENSAR

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here