Wakatobi, Koran Sultra – Bupati Wakatobi H. Arhawi resmi membuka Festival Benteng Tindoi Maleko di Desa Tindoi Timur, Kecamatan Wangi – Wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Minggu (26/8).

H. Arhawi mengatakan, kegiatan iven Festival Benteng Tindoi Maleko yang didalamnya terdapat berbagai kegiatan rakyat itu diharapkan dapat dilestarikan dan juga dapat memberi manfaat bagi pembangunan daerah dalam pengembangan pariwisata daerah Wakatobi. 

“Festival ini bagian dari mengangkat nilai-nilai kearifan lokal yang ada di Desa Tindoi secara keseluruan dan pada umumnya. Hal ini juga menunjukan bahwa daerah Wakatobi kaya akan budaya. Kaya akan berbagai kearifan lokal, yang kita miliki,” ungkapnya, Minggu (26/08).

Sejauh ini, kata H.Arhawi, Wakatobi telah dikenal melalui dunia pariwisata bawah lautnya. Namun dibalik itu, daerah Wakatobi sesungguhnya memiliki beragam kesenian budaya lokal. Yang tak kalah saing yang perlu diketahui oleh khalayak. 

“Melalui Festival Benteng Tindoi Maleko ini bahwa nilai-nilai kearifan lokal itu diangkat, dipertontonkan dan diperkenalkan. Masyarakat setempat telah berperan serta dalam mensukseskan acara festival ini,”  ujarnya.

Festival Benteng Tindoi akan berlangsung selama tiga hari kedepan, mulai tanggal 26 hingga 28 Agustus 2018. Berbagai lomba dan kegiatan yang akan meramaikan acara tersebut diantaranya, lomba Paka-paka, Layang-layang, Sara Pingkul, Potangkali (aduh fisik), dan Mansa’a (silat) tradisional. Sementara untuk permainan rakyat yakni, Heda Roji, Kabuenga, dan Hengkasalu.

Kontributor: Surfianto

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here