Bupati Koltim Tony Herbiansyah saat menandatangani SK Jabatan pimpinan OPD Foto : Dekri

Tirawuta, Koransultra.com – Bupati Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara, Tony Herbiansyah, kembali merombak kabinet. Setidaknya ada kisaran 50an pejabat Eselon II, III dan IV mendapat posisi baru.

Para pejabat eselon II yang baru saja mendapat jabatan pada posisi baru yaitu Abraham yang sebelumnya menduduki posisi Sekertaris Dewan (Sekwan) dilantik menjadi Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup. Sedangkan posisi Kadis Lingkungan Hidup Muh. Ishak Benhur dilantik menjadi Sekwan, atau menggantikan jabatan Abraham sebelumnya.

Sedangkan Kadis Perumahan dan Pemukiman Iqbal Tongasa dilantik menjadi Kadis Perpustakaan dan Arsip Daerah. Dan jabatan Kadis Perpustakaan sebelumnya Herman Amin, ditunjuk untuk menduduki Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

Bupati Koltim Tony Herbiansyah saat membacakan sumpah jabatan Foto : Dekri

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Darah Makmur Watukila, dipercaya untuk menjadi staf ahli Bupati Koltim.

IKLAN KPU

Kemudian Ulfa Wati yang sebelumnya Staf Ahli Bupati dilantik menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan.

Sedangkan Ir. Salwin yang juga sebagai Staf Ahli Bupati kini diberi kewenangan sebagai Kadis Perumahan dan Pemukiman, menggantikan posisi Iqbal Tongasa sebelumnya.

Sejumlah pimpinan OPD menyaksikan pelantikan Foto: Dekri

Selain eselon II, Bupati Koltim Tony Herbiansyah juga melantik beberapa pejabat eselon III yang saat ini menduduki jabatan sebagai Sekertaris Dinas, Kepala Bidang, Camat, serta eselon IV Kepala Sekolah tingkat SD dan SMP.

Dalam sambutannya, Tony Herbiansyah menegaskan jika pergantian jabatan untuk eselon II bukan dikarenakan adanya pelanggaran, namun pemberian kesempatan untuk menguasai beberapa ilmu pengetahuan.

“Pesan saya khususnya Camat Ueesi, untuk tetap menjaga wilayah Ueesi agar tetap kondusif dan aman,” ujar Tony, Senin (17/9/2018).

Sementara itu Bupati Koltim juga berpesan terhadap kepala sekolah yang juga baru dilantik untuk tetap memperhatikan anggaran yang ada di sekolah. Utamanya dalam pengelolaan Dana BOS.

“Setiap pejabat seharusnya sudah mempersiapkan diri untuk ditempatkan dimana saja. Tidak menutup kemungkinan jabatan yang di embanya itu tidak akan lama. Bisa jadi dua bulan atau tiga bulan saja. Sebab itulah dinamika dalam suatu Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” jelas Tony.

Kontributor : Dekri

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here