Kediaman Salah seorang pegawai PDAM Kolaka yang melakukan usaha Laundry dengan menggunakan fasilitas PDAM Kolaka secara gratis Foto: Asri Joni

Kolaka, Koransultra.com – Sebuah Usaha Laundry yang ada di Kelurahan Sea, Kecamatan Latambaga, Kolaka, telah menggunakan fasilitas listrik dan Air  milik PDAM Kolaka secara cuma-cuma, alias gratis. Diketahui usaha Laundry tersebut milik Suprianto, yang juga merupakan pegawai PDAM Kabupaten Kolaka. 

Menurut salah seorang sumber yang tidak ingin disebutkan identitasnya, usaha laundry tersebut memang dekat dengan Mesin PDAM dan sudah beroperasi cukup lama.

“Kalau seingat saya laundry tersebut sudah cukup lama beroperasi serta menggunakan fasilitas listrik dan air PDAM secara cuma-cuma,” katanya.

IKLAN KPU

Sementara itu Dirut PDAM Kolaka Fahcruddin Rahim ditemui diruang kerjanya, Selasa (01/10/18) mengatakan, jika hal tersebut belum di ketahuinya, ia berjanji akan memeriksa dan menindaklanjuti jika benar air dan listrik milik PDAM  digunakan oleh usaha laundry yang menurutnya belum di ketahui pemiliknya. 

“Saya sama sekali belum mengetahui, jika ada usaha laundry yang menggunakan fasilitas listrik dan air milik PDAM nanti saya cek kebenarannya. Kalau terbukti baru saya akan tindaklanjuti, ” katanya.

Direktur Utama PDAM ini tidak ingin memberikan penjelasan terkait sanksi atau tindakan seperti apa yang akan di berikan kepada pemilik laundry tersebut. 

“Saya belum bisa memberikan penjelasan terkait apa sanksinya saya mau cek dulu kebenarannya baru saya akan melakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Sementara itu Pemilik Laundry Suprianto yang juga merupakan Pegawai PDAM Kolaka mengatakan jika usaha laundry tersebut adalah miliknya sendiri. Diakuinya, fasilitas Listrik dan air milik PDAM Kolaka itu telah digunakan secara cuma-cuma.

“Iya benar laundry tersebut saya yang punya, itu hanya kerjaan sampingan mengingat saya sering terlambat terima gaji. Kalau tidak begitu saya mau makan apa, lagian usaha laundry tersebut hanya menghasilkan 20 sampai 30 Kg per 4 harinya,” ujarnya.

Suprianto menyebutkan, jika usaha laundry miliknya itu baru berjalan sekitar 7 bulan dan fasilitas milik PDAM itu sudah ia lepas sejak lama.

“Listrik dan air milik PDAM sudah saya buka atas perintah pimpinan,  namun saya minta kepada teman wartawan coba di telusuri juga rumah Dinas PDAM yang juga menggunakan fasilitas air dan listrik secara cuma – cuma,” bebernya.

Kontributor :  Asri Joni

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here