La Ode Abdul Sofian Kasi Intel Kejari Muna.

Raha, Koran Sultra – Kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2015 sebsar Rp. 210 Miliar bagaikan bola panas terus bergulir dimeja Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna, Sulawesi Tenggara, meskin lima orang ditetapkan sebagai tersangaka, namun kali ini delapan kontraktor kembali diperiksan.

Dari delapan orang mendapat surat pangilan untuk diperiksan penyidikan terhadap kontraktor, jatuh pada Senin (8/10/2018) giliran saksi Gumberto direktur PT Pembang Sultra, Alaudin Raja, Direktur PT Osmo multi lestari, La Dari direktur PT Azizam, WaOde Amina direktur CV Azahra.

IKLAN KPU

Selasa esok akan dimintai keterangan dari empat kontraktor lainnya, yakni La Bani Dirut PT Wakil Sultra, Saleng Dirut CV Jaya Tamang, Ramlin Hamsa Dirut PT Wuna suskses mandiri serta Indra Bayu Jafar sebagai Dirut PT Bangun Ekonomi Saowea.

“Pendalamannya kita lagi cari tau, Mereka itu dipanggil karena soal pertanggungjawaban pekerjaan yang menyeberang tahun, “papr La Ode Abdul Sofian Kasi Intel Kejari Muna.

Selain ke delapan kontraktor tersebut, Kejari juga bakal mencecar Ari Azis Kepala BKD Muna, sebagai saksi penyidikan pembayaran dana pekerjaan yang dibiayai anggaran DAK 2015.

“Dia dipanggil karena ada hubungannya dengan pembayaran. Dia memiliki kapasitas dimintai keterangan oleh penyidik, kaitanya dengan jabatan dia saat ini sebagai kepala BKD. meski saat itu beliau tidak terlibat karena posisinya sebagai Sekwan,” urainya.

Pihak Kejari dianggap lamban karena juga belum memanggil lima tersangka yang sudah ditetapkan tersebut.

“Kita lagi lengkapi datanya, pastinya itu setelah penyidikan, nanti kita akan beberkan semuanya,” terangnya.

Meski begitu, Sofyan menaksir anggaran mega korupsi tersebut menelan anggaran sebesar Rp 50 Miliar dengan total 60 paket proyek. Namun kata dia validnya data tersebut akan diketahui setelah penyidikan ini. Angka itu belum pasti, karena masih gambaran awal,” sambungnya.

Kontributor : Bensar

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here