Kapolres Muna AKBP Agung Ramos P. Sinaga

Raha, Koransultra.com – Terjadi pengambilan material dalam kawasan hutan lindung yang diduga tidak memiliki izin, Kepolisian Polres Muna, Sulawesi Tenggara, pihaknya akan segera menetapakan tersangka kepada Kontraktor.

IKLAN KPU

Kedua kontraktor penambang ilegal berinisial IR dan HZ. Dari hasil pemeriksaan ada unsur melawan hukum, kemudian status laporan dinaikan ketahap penyidikan, selain itu Polres Muna telah menyita alat berat tiga unit Excavator dan enam truk, di lokasi kawasan Hutan Lindung Masara, Kecamatan Napano Kusambi, Kabupaten Muna Barat (Mubar).

“Salasatu Kontraktor kita sudah mintai Keterangan, dari hasil keteranganya nantinya akan ditetapkan sebagai tersangka, maka secepatnya kasus ini diproses,” ujar Kapolres Muna AKBP Agung Ramos P. Sinaga kepada sejumlah media, Kamis (11/10/2018).

Kata, Polres Muna, mereka melaggar UU nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan Pemberantasan kerusakan hutan dengan ancaman hukumnya minimal 3 tahun penjara dan maksimal 15 tahun.

“Dari laporan pihak Kehutanan yang kami terimah, Jumat tanggal 5 Oktobe, kami sudah membuatkan Laporan Polisi, serta menyita tiga unit eksafator dan enam truck,” cetusnya.

Kontributor : Bensar

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here