Rumbia, Koransultra.com – Selama lima tahun berturut-turut Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), mendapatkan capaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk laporan keuangan tahun 2013 hingga 2017.

Pemkab Bombana merupakan salah satu dari sembilan kabupaten di Sultra yang meraih plakat WTP dari Kementerian Keuangan tersebut.

“Allahamdulilah, hal ini tentu tidak lepas dari kerja sama dan dukungan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan Badan Keuangan Daerah (BKD),” ujar Bupati Bombana Tafdil.

Pemberian penghargaan WTP itu berlangsung di Auditorium Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana, Kamis (11/10/18).

Tercatat, Bombana meraih WTP yang kelima kalinya sejak 2013 yang lalu sampai 2017 dengan predikat hasil pemeriksaan tata kelola Keuangan daerah yang baik.

Untuk meraih predikat WTP kata Tafdil, tidaklah mudah, karena harus melibatkan semua lembaga termaksud pendampingan dari BPKP Provinsi Sulawesi Tenggara. Karena itu pihaknya terus memacu kinerja OPD yang berkaitan langsung dengan tata kelola keuangan daerah.

IKLAN KPU

“Melalui kesempatan ini, kami akan menyampaikan kepada Dirjen Perbendaharaan Kanwil Sultra, untuk pengelolaan keuangan yang lebih transparan. Kami telah membuat program yang digagas Badan Keuangan Daerah yaitu aplikasi e-tracking sehingga memudahkan semua pihak untuk mengetahui sejauh mana proses keuangan yang telah terealisasi” Kata Bupati Bombana itu.

Dikatakannya, untuk pembangunan dan kepentingan masyarakat, pemerintah Kabupaten Bombana masih sangat kekurangan anggaran.

“APBD yang dikelola Pemda hanya sekitar 800 Milyar. Dengan kondisi keuangan demikian itu, tentu kami pandai-pandainya OPD mengalokasikan anggaran prioritas sehingga semua dapat terpenuhi. Harapan kami, semoga ada perhatian lebih dari Kementerian Keuangan sehingga pembangunan di Kabupaten Bombana dapat terus digenjot untuk mensejahterakat,” jelas Tafdil.

Kanwil Dirjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Ririn Kadariah, mengaku salut dan bangga dengan prestasi yang diraih Pemerintah Bombana dalam catatan pengelolaan keuangan.

“Harapan saya, semoga kedepannya semakin bisa ditingkatkan lagi jangan kita berbangga hati dulu serta jangan dijadikan sebagai WTP merupakan tujuan akhir namun jadikanlah WTP ini sebagai langkah awal untuk pengelolaan keuangan yang lebih transparan dan akhirnya bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Ririn.

Dikatakan Ririn, Kesejahteraann utama dalam pengelolaan keuangan negara, iyalah persoalan alokasi dana di Kabupaten Bombana yang mungkin dianggap masih kurang.

“Tapi jangan dinilai dari anggaran yang kecil tetapi bagaimana kita bisa mengelola keuangan yang ada,” katanya.

Kontributor : Asri Joni

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here