Baubau, Koransultra.com – Sejumlah fasilitas kampus di Universitas Dayanu Ikhsanudin (UDI) Kota Baubau, rusak akibat kericuhan antara Mahasiswa Fakultas Tehnik dan Fakultas Hukum yang dipicu persoalan sepele di sosial media.

Salah satu akun facebook membuat tautan yang menyinggung Mahasiswa Fakultas Tehnik di UDI.

“Kita sudah panggil yang tulis status itu agar dapat diralat bahasanya. Kami juga sudah menyampaikan pemilik akun untuk minta maaf,” kata Salah seorang Mahasiswa Fakultas Tehnik yang meminta namanya untuk tidak disebutkan.

Kericuhan antar Mahasiswa yang terjadi di wilayah kampus UDI itu terletak di Kelurahan Lipu, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau, sejak pagi sekitar pukul 08.30 wita.

Aksi anarkis berlanjut sekitar pukul 11.00 wita yang mengakibatkan berbagai fasilitas kampus hancur, Senin (29/10).

Sementar itu, salah satu mahasiswa Fakultas Hukum mendapat pukulan diwilayah Kampus.

IKLAN KPU

Namun kasus tersebut telah diselesaikan di Polsek Wolio Kota Baubau, namun ternyata kembali berlanjut sehingga terjadi saling memancing antar mahasiswa.

Penyerangan yang dilakukan mahasiswa teknik ternyata salah sasaran saat mendatangi gedung fakultas hukum.

Ana salah satu mahasiswa yang ikut ujian sekaligus Ketua Perhimpunan Mahasiswa Hukum saat ditanyai digedung Rektorat, Keluhnya pada wartawan.

“Kami kan lagi sementara mau ujian, tidak tau tiba-tiba datang sekelompok mahasiwa teknik, mereka hancurkan semua kaca jendela, ada yang sempat membakar kursi, bahkan sampai ada yang bawa juga parang,” ujarnya.

Rektor Unidayan melalui Wakil rektor I Unidayan, tandasnya “Kami sudah serahkan kepada Polsek Wolio dan Polsek Murhum, kami akan lakukan investigasi agar supaya para pelanggar itu akan ditindaki pelanggaran kode etik yaitu norma etika, jadi sudah disiapkan siapa saja bila ditemukan sangsi berat akan dikeluarkan dan sanksi sedang hanya mendapat skorsing”

“Semua pelaku pengrusakan akan di proses secara aturan kode etik, secara perilaku kriminal tetap diproses secara hukum yang berlaku”, tambahnya pada wartawan Koransultra.com

Kapolsek Murhum Iptu Dessy Simon pada wartawan jelasnya”,
“kami baru dapat surat dari Universitas untuk selanjutnya ditangani oleh pihak kepolisian, jadi nanti kita kumpulkan bukti-bukti pengrusakannya kalau jelas ada yang terbukti kami bisa proses sambil kita menunggu kondirmasi dari Rektor”

Kontributor : Muhlis

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here