Baubau, Koransultra.com – Hingga hari ke-Empat seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kabupaten Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara (Sultra), membuat 3.161 orang pejuang Nomor Induk Pegawai (NIP) ini terpaksa harus gigit jari, pasalnya nilai yang dihasilkan tidak memenuhi standar kelulusan seperti yang telah ditetapkan oleh Panitia Seleksi Nasional (PanselNas).

Dari 3.190 orang calon pegawai negeri yang telah mengikuti tes di gedung Maedani, kota Baubau, hanya 29 orang yang dinyatakan memenuhi syarat kelulusan passing grade.

Alasan banyaknya peserta yang gugur di tes tersebut disebut-sebut karena lokasi tes yang menurut mereka kurang nyaman. Selain itu, ada pula yang beralasan naskah soal yang begitu panjang.

IKLAN KPU

“Kalau Soal sebenarnya tidak rumit, hanya kita kehabisan waktu karena naskah soal yang sangat panjang. Jadi otomatis fikiran kita terbagi, sebab kita juga dikejar waktu yang begitu cepat. Belum lagi tempatnya kurang nyaman,” ucap salah satu peserta yang enggan disebutkan namanya, Senin (5/11/2018).

Sementara itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kabupaten Buton Selatan, Firman Hamza menyebut banyaknya calon PNS yang gugur disebabkan ketidakfokusan pesrta dalam memahami tes, bahkan ia menilai para pesrta ini memiliki ketegangan yang berlebihan.

“Intinya kan ketenangan, kalau kita tenang dalam membaca dan memahami soal pastinya semua akan sangat jelas. Sebaliknya kalau kita tegang maka kita tidak akan fokus menjawab soal yang ada,” Imbuhnya.

Untuk bahan informasi, dari 29 orang yang dinyatakan memenuhi standar nilai passing grade didominasi oleh CPNS perempuan. Saat ini masi tersisa 1.226 orang CPNS yang akan mengikuti seleksi dari total 4.416 orang peserta yang dinyatakan lulus berkas.

Sementara itu data yang dihimpun awak media ini, kabupaten Buton Selatan, provinsi Sulawesi Tenggara mendapatkan kuota penerimaan CPNS sebanyak 430 orang yang dibagi dalam beberapa formasi.

Kontributor : Muhlis

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here