Kepala BKPSDM Muna, Rustam

Raha, Koransultra.com – Sempat tertunda pembagaian Surat Keputusan (SK) Bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT), baru saja dikukuhkan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 105 terbagi dokter dan penyuluh.

IKLAN KPU

Padahal pengukuhan, sejak tanggal 19 Oktober 2018 mestinya diawal November mereka sudah menerima petikan SK. Sebelumnya pembagian SK di Bidang pengadaan dan jasa di Sekertariat Daerah.

Alasan BKPSDM Muna, mengambil alih pembagian SK di sebabkan ada dugaan aroma yang tak sedap.

“Saya langsung mengambil keputusan mendadak untuk pembagian SK secara terbuka Rabu, 21 November, secara menyeluruh, untuk menghindari hal-hal buruk,” ujar Rustam, selaku Kepala BKPSDM, Muna, Rabu, November 2018.

Menjelaskan, siapa yang berhak dan tidak berhak tentu pembagian SK sesuai thenis dibidang pengadaan, tapi otomatis penangung jawabnya pihak BKPSDM.

“Makanya saya ambil alih, sebab ada isu sifatnya tudingan walupun ada nilai kebenaran, wallauhallam. Yang pasti pembagian SK secara terbuka agar tidak ada hal buruk, ” katanya.

Selain itu, tertundanya pembagian SK, BKPSDM Muna disibukan dengan seleksi tes CPNS. Kemudain SK mereka sudah di upload namun rupanya banyak kesalahan.

“Jumlah gaji dengan SK tidak sesuai sehinga upload kembali dikerja secara manual untuk menyesuaikan gaji sesuai daftar gaji,” kata Rustam.

Pengukuhan sejak tanggal 19 Oktober 2018, bidan PTT 92, dokter 2 dan penyuluh 9 orang dengan total 105.

Kontributor : Bensar

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here