Kantor Pengadilan Negeri Kota Baubau Foto: Muhlis

Baubau, Koransultra.com – Salah satu aset milik PT Pertamina yang ada di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, jatuh dalam sengketa hukum.

Dalam perkara Perdata di Pengadilan Negeri (PN) Baubau, pihak tergugat didugamelakukan perbuatan melawan hukum (PMH). Kasus tersebut kembali digelar oleh PN, yang saat ini telah masuk pada tahap penyerahan kesimpulan antara penggugat dan tergugat dihadapan ketua majelis hakim pada, Kamis (29/11/2018).

Bidang Humas areal region tujuh di Makassar, M Roby, yang dikonfirmasi mengatakan jika pertamina siap untuk mengikuti seluruh prosedur hukum di PN, dalam rangka pembuktian kepemilikan hak pertamina di TBBM Baubau.

”Pertamina telah menempuh pembebasan tanah TBBM Baubau sesuai dengan prosedur yang ada, berupa sertifikat,” jelas M Roby yang dikonfirmasi melalui akun Whatsapp nya.

Informasi yang dihimpun Koransultra.com PT. Pertamina sebagai Tergugat II, dimana pihak penggugat atas nama Hj. Rumin. Melalui kuasa hukumnya Buharim SH menuntut ganti rugi pada PT.Pertamina sebesar 11 milyar rupiah.

IKLAN KPU
Kuasa Hukum Penggugat, Buharim SH

“Itu hak penggugat untuk mendalilkan. Pertamina siap membuktikan kepemilikan hak serta taat untuk mengikuti proses hukum di pengadilan seperti yang sedang berjalan,” jelas M Roby.

Sementara itu, Kuasa hukum Penggugat, Buharim SH, yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya Minggu 25 November tetap optimis atas bukti ataupun saksi yang telah diajukan.

“Itu hak tergugat bila sudah menyelesaikan jadi sah saja dan penggugat juga punya hak, dapat dibuktikan bahwa lokasi tanah yang diselesaikan Pertamina itu milik anak penggugat. Tetapi, bukan tanah penggugat yang sedang digugat saat ini di PN Baubau,” jelas Buharim pada Koransultra.

”Argumentasi menguatkan kami lakukan nanti dalam proses pengadilan. Bukan tempatnya untuk didiskusikan diruang publik, karena ini proses hukum,” kata M Roby.

Kontributor : Muhlis

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here