Bupati Muna, LM Rusman Emba ST

Raha, Koransultra.com – Sejumlah pedagang di Raha, keluhakan lambanya pembagunan gedung Pasar Sentral Laino Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. .

Pembagunan Pasar Moderen yang dibangun sejak tahun 2015 lalu itu, setidaknya menghabiskan anggaran puluhan miliar. Namun, hingga saat ini bangunan tersebut belum ditempati pedagang.

Dimassa kepemimpina Rusman Emba ST sebagai Bupati Muna, kembali membangun gedung baru. Sehingga menyebabkan pedagang di pasar sentral tersebut semerawaut dan tidak tertata, akibat pembangunan pasar yang belum tuntas.

IKLAN KPU

“Sebenarnya sudah jadi pembagunanya. Tapi kita masi ragu dengan kondisi bangunan baru, yang saat ini belum rampung. Informasi ada pembagunan pasar lagi,” ujar salah seorang pedagang, yang meminta namanya tidak disebutkan, Minggu 25 November 2019.

Dikatakannya, para pedagang sangat sulit dengan kondisi yang bercampur baur. Kalaupun di tata lokasi tersebut juga sempit.

“Apa lagi jalananya, saat musim hujan selalu becek dan berlumpur. Ini juga yang membuat pembelian malas untuk belanja,” keluhnya.

Menyikapi persoalan tersebut, Bupati Muna, LM Rusman Emba ST mengatakan bahwa alasan pembangunan gedung lama hanya mampu memuat kapasitas sebanyak 800 orang. Sehinga pemerintah membangun pasar baru yang nantinya dapat menampung 2000 pedagang.

“Jadi tahun 2019 pembagunagan gedung baru dengan mengunakan dana pinjaman sebesar Rp20 Miliar,” ujar Bupati Muna LM Rusman Emba, usai Acara puncak hari guru nasional tahun 2018 dan Hari ulang tahun Ke 73 PGRI, Senin 26 November 2018.

Pemerintah bersama dengan Bank BPD Sultra dan BPD Jawa Tengah sudah menyepakati hal tersebut.

“Jadi gedung lama sudah selesai, kemudain kita membangun di samping Gedung Pasar yang baru untuk menampung para pedagang,” katanya.

Kontributor : Bensar

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here