Ruang Rapat DPRD Kota Baubau, Foto : Muhlis

Baubau, Koransultra.com – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Pemekaran Kepulauan Buton (GPPKB) kembali unjuk rasa di depan Kampus UMB, Kelurahan Batupoaro, Kecamatan Betoambari, serta dihalaman Kantor DPRD Kota Baubau, Sultra, Senin (26/11/2018).

Para Demonstran kembali mempertanyakan perkembangan serta sejauh mana proses pemekaran Provinsi Kepulauan Buton (Kepton).

Dalam orasinya, Ketua GPPKB, Rahman Wahab Suailo, mengatakan jika pemekaran Provinsi Kepton telah menjadi buah bibir di masyarakat, serta dijajaran pemerintah Baubau. Untuk itu sebagai perwakilan masyarakat ia meminta agar proses pemekaran Provinsi Kepton untuk segera ditangani.

Para Demostran saat berada di Depan Kantor DPRD Kota Baubau, Foto : Muhlis

“Ini sudah menjadi pokok pembahasan masyarakat. Untuk itu, kami ingin proses pemekaran Kepton segera ditangani,” kata Rahman Wahab Suailo, saat berdemonstrasi di kantor DPRD Baubau.

IKLAN KPU

Masyarakat berharap, agar proses pemekaran Provinsi Kepton jangan ada kendala, utamanya wilayah cakupan Kepton. Sebab, Kota Baubau bakal menjadi Ibukota dari provinsi tersebut.

“DPRD harus lebih mempresur lagi pemekeran Kepton ini, jika ada kendala yang menimbulkan keterlambatan sekiranya segera melakukan upaya. Ini juga kepentingan semua golongan, khusus masyarakat kedepannya” ujarnya.

Apalagi kata dia, pemekaran Provinsi Kepton sangat diseriusi oleh Gubernur Sultra Ali Mazi.

Para Demonstran saat berada di Depan Kampus UMB Kota Baubau Foto : Muhlis

Sebelumnya, Gubernur Ali Mazi memang telah membahas pemekaran Kepton, saat mengundang para pimpinan SKPD di enam kabupaten kota di Kantor Gubernur, Rabu (21/11/2018)

Informasi yang dihimpun koransultra.com, pemekaran Provinsi Kepton masih proses. Kendati demikian, masyarakat tetap berupaya agar pemekaran Provinsi Kepton dapat segera terlaksana.

Demonstrasi masyarakat berjalan aman, karena dalam pengawalan Kepolisian dari Polsek Murhum dan Polres Baubau.

Kontributor : Muhlis

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here