Lasusua, Koransultra.com – Seorang Petani Jagung di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra), berhasil menciptakan Mesin Pemipil, Pengupas dan Perontok Biji Jagung.

Mesin Multi Fungsi tersebut merupakan karya tangan Tamriadi, warga Desa Kalo, Kecamatan Pakue, Kolut.

Awalnya, Tamriadi menciptakan mesin dengan daya Produksi Satu Ton Perjam tersebut semata-mata hanya ingin mempermudah dan mempersingkat pekerjaannya. Namun tak disangka, hasil ciptaannya itu menjadi incaran dikalangan para petani dan pengusaha Jagung.

“Alhamdulillah, sudah ada beberapa orang yang pesan,” kata Tamriadi, Kamis (6/12/2018).

Walaupun harga mesin tersebut lumayan cukup besar sekitar Rp 10 Juta, namun menurut Tamriadi, harganya sudah sesuai dengan tingkat kesulitan pekerjaan.

IKLAN KPU

“Kalau bagi saya dengan para Petani Jagung harganya sudah murah, karena dapat mempersingkat pekerjaan,” ungkapnya.

Hasil temuan Tamriadi tersebut ternyata perna menjuarai lomba pada ajang Tehnologi Tepat Guna (TTG) tingkat Nasional di Provinsi Bali memawakili Sultra pada Bulan Juli lalu. “Kami berhasil keluar sebagai Juar ke Tiga,” katanya.

Tamriadi rencananya bakal memproduksi massal mesin tersebut. Namun Tamriadi mengaku masih terkendala di modal.

“Untuk memproduksi satu mesin saja bisa menghabiskan dana hampir Rp 10 Juta,” ucapnya.

Untuk itu, Tamriadi berharap kepada pemerintah Kolut agar melirik potensi karya asli Petani Kolut dan sekaligus berperang membantu dalam soal pendanaan.

“Kalau bisa dibantu modal, Insya Allah saya akan produksi dalam jumlah banyak,” harapnya.

Kontributor : Fyan

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here