Sosialisasi Perda Retribusi Persampahan, Pemkot Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Baubau, Koransultra.com – Wali Kota Baubau Dr.H.AS.Tamrin.MH melalui Wakil Walikota (Wawali) La Ode Ahmad Monianse mengisi kegiatan sosialisasi peraturan daerah (Perda) No. 17/2012 tentang retribusi persampahan/kebersihan bersama dengan dinas lingkungan hidup kota Baubau. Dimana era Tampil Manis saat ini mengagendakan programnya untuk menggenjot kebersihan kota bersama masyarakat, di Aula Kantor Walikota Jl. Raya Palagimata. Senin 21 januari 2019.

Sambutan AS Tamrin, melalui Wawali La Ode Monianse menuturkan “Perda ini tentu demi kepentingan kita semua khususnya kebersihan kota, tentu dalam menampilkan kota yang bersih pasti melalui pelayanan kebersihan dan pengelolaan nya, akan ada proses pengangkutan sampah dan penyediaan lokasi pembuangan sampah dari TPS ke TPA “.

Perlunya kebersihan, sejak lama hadirnya Perda No. 17/2012 baru intens disosialisasikan pihak pemerintah yakni penunjang akselerasi pemerintah daerah yang mana perda retribusi tentang persampahan diharapkan dapat bersinergi antara pelayanan pemerintah yang nantinya memberi rasa nyaman kepada masyarakat pada khususnya.

Lanjuta Monianse “Sebenarnya sudah lama retribusi sampah ini berjalan, namun mandek dan jalan ditempat dikarenakan tenaga yang tersedia hanya 12 orang sehingga pada kesempatan ini kita kembali sosialisasikan kepada warga”.

Hadir pada kegiatan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Baubau Dr. Roni Muhtar, Kadis Lingkungan Hidup Kota Baubau beserta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) mulai dari Lurah, RT, RW, dan masyarakat lingkup kota Baubau.

Saat ditemui wartawan koransultra.com diruangannya , Sekda Baubau (12:42 wita) mengatakan “Karena ini sudah dalam bentuk Perda jadi semakin terkelolanya sampah di Baubau, ada pengurangan sampah, ada pengelolaan sampah yang pada akhirnya sampah terkelola dengan baik, supaya kemudian ujungnya adanya peningkatan potensi – potensi PAD”.

“Karena selama ini belum sepenuhnya terkelola dengan baik, sehingga sosialisasi Perda ini sebagai optimalisasi, masyarakat pun dapat berperan serta melalui RT, RW, dan Para Lurah, hasil dari semua itu adalah timbunan sampah berkurang,” pungkasnya.

Kontributor: Muhlis

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here