Akibat Beda pilihan, Lurah Laende Tahan Gaji Hingga di Polisikan

Raha, Koransultra.com – evek bedah pilihan politik diajang pemilihan gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) sebelumnya, kepala Lurah Laende Kecamatan Katobu Kabupaten Muna, menahan gaji honorer, terpaksa harus berhadapan dengan kepolisian.

Hartoni (32) tenaga honorer akhirnya melapor di Mapolres Muna, Jumat 25 Januari 2019 terkait perbuatan lurah yakni Umarudin STP.

“Gara-gara saya dukung Alimazi, gaji saya ditahan, sedang pak lurah arahkan saya untuk dukung Rusda Mahmud,” ujar yang ditemui di Polres Muna.

Pihaknya, selama 9 bulan, sejak April sampai Desember 2018 belum dibayarkan dengan total Rp1,8 juta. Bahakan lurah mengancam jika tidak mengikuti proses demokrasi sesuai pilihan yang maka apa yang menjadi haknya digaris merah.

“Ahirnya ancaman tersebut tidak sejalan dengan dia, maka yang pertama program bedah rumah yang saya usulkan dialihkan baik itu dikeluarkan dari tenaga honorer,” ucap.

Menurutnya, gaji saya sampai detik ini belum diberikan, setelah saya mengecek informasi kepada teman honorer, baru diberikan gaji untuk lima bulan.

“Kalau saya minta saya punya hak percuma karena tidak diberikan padahal saya usai ketmu Camat Katobu danaya sudah diberikan kepada lurah,” paparnya.

Sementara kepala lurah Laende ingin dikonfirmasi dikantornya tidak ada berada ditempat”Pak lurah ditemukan saja dirumahnya,” ujar salah satu stafnya.

Kepolisian polres Muna atas laporan tersebut, masi dalam proses pemeriksaan saksi.

Kontributor : Bensar

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here