Ilustrasi

Lasusua, Koransultra.com – Pasca penangkapan mantan Pjs Desa Batu Api, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), bersama Bendaharanya atas dugaan korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2015/2016. Kini, Polisi kembali mencium aroma dugaan penyelewengan anggaran dibeberapa Desa di Kolut.

“Ada sekitar enam Desa yang rencananya bakal kami panggil untuk dimintai keterangan seputar penggunaan anggaran,” kata Kapolres Kolut, AKBP Susilo Setiawan Sik, beberapa waktu lalu.

Rencana pemanggilan ke enam Kades tersebut atas laporan beberapa masyarakat kepada polisi tentang adanya dugaan tindakan yang melawan hukum.

“Kami menyesalkan hal ini terjadi di Kolut, karena dana tersebut dialokasikan untuk kebutuhan masyarakat,” ujar Kapolres.

“Jangan perna bermain dengan Dana Desa, karena 100 persen dana itu diperuntukan bagi kesejatraan masyarakat,” tegas Kapolres

Berikut ke enam nama Desa yang bakal dipanggil polisi untuk dimintai keterangan.

1. Kades Mosiku, Kecamatan Batu Putih.
2. Kades Latali, Kecamatan Pakue Tengah.
3. Kades Kalu-kaluku, Kecamatan Kodeoha.
4. Kades Lahabaru, Kecamatan Watunohu.
5. Kades Pumbolo, Kecamatan Wawo.
6. Kades Sulaho, Kecamatan Lasusua.

Kontributor: Fyank

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here