Surat Keputusan (SK) pemberhentian Tenaga Honorer Hartoni

Raha, Koransultra.com – Umarudin STP
Kepala Lurah Laende Kecamatan Katobun Kabupaten Muna, membantah tuduhan menahan gaji terhadap Hartoni selaku tenaga honorer, menurutnya itu tidak benar.

Berdasarkan laporan Hartoni dikepolisian, selama 9 bulan, dari April sampai Desember 2018 belum dibayarkan haknya Rp1,8 juta.

Umarudin menanggapi hal tersebut, gaji Hartoni hanya Rp600 ribu, selama masa aktif tiga bulan bukan Rp1,8 juta.

“Silakan melapor dikepolisian, itu sebagai hak warga negara dijamin oleh uadang-undang,” beber Umarudin STP Kepala Lurah Laende, Minggu 28 Januari 2019.

Perlu diketahui bahwa Hartoni sudah diberhentikan sebagai tenaga honorer dikantor kelurahan berdasarkan Surat Keputusan (SK) tanggal tanggal 01 Juli 2018, disebabkan sudah tidak aktif berkantor lagi.

“Gajinya tidak ditahan, seluruh tenaga honorer belum dibayarkan tinggal menunggu proses
pencairan, isyah allah Minggu depan,” ujar sekandung Ibu ini.

Selain itu Umarudin, membantah kalau Hartoni dihilangkan bantuan bedah rumah yang diusulkan.

“Itu tidak dihilangkan, tetapi baru sebatas pengusulan, sebab masi banyak masyarakat yang layak untuk mendapatkan bantuan tersebut,” ketus.

Kemudian ditanyakan, apakah terkait gara-gara beda pilihan sehinga tidak diberikan haknya.

“Sebagai ASN saya tentu netralitas, independensi, dan keadilan dalam menjalankan tugas pelayanan publik,” cetusnya.

Kontributor: Bensar

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here