Gabungan TNI dan Polri Gagalkan Penyelundupan Pakaian Bekas asal Timor Leste Foto: Aditya Rahman

Laporan: Aditya Rahman
Kontributor: Koransultra.com (Kota Kendari)

Kendari, Koransultra.com – Tim gabungan Polri dan TNI Sulawesi Tenggara, berhasil menggagalkan penyelundupan pakaian bekas (Balepress) senilai Rp1,5 milyar asal Timor Leste di Pelabuhan Wanci, Kabupaten Wakatobi, Kamis (17/1/2019) lalu.

Kapal KLM Bumi Lestari diketahui sedang mengangkut pakaian bekas yang terdiri dari 292 bales jenis pakaian bekas dan 385 bales jenis sepatu bekas dengan nilai barang diperkiraan sebesar Rp1,5 milyar rupiah.

Aksi penggagalan penyelundupan pakaian bekas tersebut berawal dari informasi warga jika ada kapal yang sedang mengangkut pakaian bekas asal Timor Leste.

Menindak lanjuti informasi tersebut, TNI Polri sepakat membentuk tim gabungan yang terdiri dari anggota Bea cukai Kanwil Sulawesi bagian Selatan dan Bea cukai Kendari.

Gabungan TNI dan Polri Gagalkan Penyelundupan Pakaian Bekas asal Timor Leste Foto: Aditya Rahman

Setelah membentuk tim gabungan para personel tersebut langsung bergerak menghampiri kapal Bumi Lestari yang sedang berlabuh di Pelabuhan Wanci, Kabupaten Wakatobi.

Mengingat keterbatasan personel, sekaligus menghindari terjadinya gesekan dengan warga, tim gabungan meminta bantuan dari Kodim Buton dan Polres Wakatobi untuk membantu melakukan penindakan.

Dibantu dari personel tambahan, kapal tersebut akhirnya diarahkan menuju pelabuhan Kendari, dengan pengawalan ketat dari Personil Pos AL Wakatobi dan KAL. Pulau Labengki Lanal Kendari.

Setelah menempuh perjalanan beberapa hari, kapal Bumi Lestari akhirnya sandar didermaga Lanal Kendari.

Gabungan TNI dan Polri Gagalkan Penyelundupan Pakaian Bekas asal Timor Leste Foto: Aditya Rahman

Personil akhirnya melakukan pengecekan dan pembongkaran terhadap pemuatan kapal, alhasil petugas gabungan menemukan barang bukti penyelundupan pakaian bekas asal Timor Leste yang diangkut kapal tersebut.

Atas peristiwa itu, petugas akhirnya menetapkan satu orang tersangka yang saat ini dititipkan di Rumah Tahanan kelas IIA Kendari.

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 102 UU No 17 tahun 2006 dengan ancaman pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun.

Dirjen Bea dan Cukai Tri Wikanto dalam konferensi pers nya mengatakan, keberhasilan penggagalan penyelundupan pakaian bekas asal Timor Leste berkat sinergitas TNI-Polri dan Aparat penegak hukum lainnya.

Gabungan TNI dan Polri Gagalkan Penyelundupan Pakaian Bekas asal Timor Leste Foto: Aditya Rahman

“Ini berkat sinergitas TNI-Polri dalam pengamanan diwilayah Sulawesi Tenggara,” ujar Tri Wikanto, saat menggelar Konferensi Pers di Dermaga Lanal Kendari Jalan Pembangunan, Kelurahan Sanua, Kecamatan, Kendari Barat, Rabu (30/1/2019).

Dalam konferensi pers tersebut turut hadir Komandan Korem 143 Haluoleo Kolonel Inf Yustinus, Danlanal Kendari Kolonel Laut (P) I Putu Darjatna, Kemenkumham Provinsi Sultra Sofyan, Danlanud Haluoleo Kolonel Pnb Nana Resmana, Kajati Sultra Mudin Aristo, Dirjen Bea dan Cukai Tri Wikanto, Polda Sultra AKBP Anuardi, dan Disperindag Sultra Sapoa. (*)

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here