Ilustrasi

Tirawuta, Koransultra.com – Musafir, tahanan kasus dugaan pencurian ponsel di Ladongi, Kolaka Timur (Koltim), yang sebelumnya kabur dari rumah tahanan Polsek Ladongi akhirnya ditangkap di semak-semak tepat belakang rumah orang tuanya, Sabtu (02/02/2019) pukul 13.05 wita.

Kapolsek Ladongi Ipda Djamaluddin menerangkan, penangkapan tersangka setelah pihak kepolisian Polsek Ladongi yang dibantu dari sejumlah personil Polres Kolaka serta Polda Sultra.

“Pencarian difokuskan kepada keluarga maupun kerabat tersangka kemudian kami menggali informasi pada masyarakat sekitar Polsek,” terang Iptu Djamaluddin, yang dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp nya.

Berbekal informasi yang diperoleh dari masyarakat pada Jumat kemarin, tim kepolisian melakukan penyisiran di Desa Pangi-pangi, Kecamatan Polipolia.

“Sekitar pukul 11.00 wita di perkebunan Desa Pangi-pangi salah seorang warga melihat pemuda yang diduga tersangka, dengan ciri-ciri yang sama,” ujar Kapolsek Ladongi.

Lebih lanjut Iptu Djamaluddin menyebutkan, keesokan harinya Sabtu, pencarian dilanjutkan.

“Dan tersangka berhasil ditemukan berada di semak-semak tepat dibelakang rumah orang tuanya di Desa Pangi-pangi,” pungkasnya.

Diketahui tersangka Musafir sebelumnya ditahan di rumah tahanan Polsek Ladongi atas kasus dugaan pencurian ponsel bersama dua orang rekannya.

Tersangka di lakukan penahanan berdasarkan SP.han/01 Hukum 12.1/1/2019 melanggar pasal 363 ayat 1 ke 4 KUHP sub pasal 362 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Tersangka kabur dari Polsek saat diperintahkan untuk menyapu kantor Polsek Ladongi.

Karena mendapat kesempatan, Musafir akhirnya kabur saat hendak membuang sampah di belakang kantor Polsek.

Kontributor: Dekrit

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here