Ilustrasi

Laworo, Koransultra.com – Siswa atau santri Pondok Pesantren (Pospen) Hidayatullah mewaikili Kecamatan Lawa ikut Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat Kabupaten Muna Barat (Mubar). Hal ini diakui Kepala Pondok Pesantren Hidayatullah, Hadiman, S.Pdi, kepada Koran Sultra, Kamis (14/2/2019). “Ya, salah seorang siswa atau santri Pondok Pesantren Hidayatullah, yakni Nur Faizin (18) ikut seleksi STQ tingkat Kabupaten. Ia akan ikut lomba hafalan 5 jus Al Quran,” ungkapnya.

Lanjut Ia mengatakan, sebelum mengikuti kegiatan STQ tingkat Kabupaten tersebut. Siswa bersangkutan telah dilakukan proses pembinaan atau pendidikan yakni belajar membaca Al Qur’an secara fasih di pondok pesantren. “Selama ini untuk kegiatan belajar membaca Al Qur’an, telah rutin kita laksanakan setiap hari. Dan antusias anak untuk belajar sangat tinggi,” tuturnya.

Namun Ia mengakui jika Pondok Pesantren Hidayatullah saat ini kondisi sarana- prasarana terbilang masih terbatas. Yakni diantaranya belum tersedianya fasilitas gedung atau asrama bagi siswa. Termasuk perlengkapan atau fasilitas masjis belum memadai. Untuk itu Ia berharap agar keterbatasan atau masih minimnya sarana- prasarana tersebut mendapat perhatian dari pihak Pemerintah.

Sementara Nur Faizin mengaku bangga dididik atau dibina di pondok Pondok Pesantren Hidayatullah. Hingga dapat ikut kegiatan STQ tingkat Kabupaten. “Saya sangat bangga atas pembinaan di pondok pesantren ini (Hidayatullah, red). Sampai saya bisa menghafal 5 jus Al Qur’an. Ini juga bisa menjadi motivasi bagi teman- teman yang lain,” ucapnya.

Kontributor : Ronas

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here