Pls Kepala Dinas Perhubungan Kota Baubau Dr Wahyu

Baubau, Koransultra.com – Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan cikal bakal tumbuhnya ekonomi daerah, tak lain menjadi sumber yang diperuntukkan pada pembangunan bagi kebutuhan masyarakat. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Baubau pun dengan strategi persuasif serius memperhatikan ekonomi daerah, upaya maksimal nya terus dilakukan guna meningkatkan PAD lebih baik.

Ditemui disela waktu, Pls Kepala Dinas Perhubungan Kota Baubau Dr Wahyu kepada wartawan menuturkan “Tahun 2018 PAD kita mencakup 30% atau sekitar 200jt dari yang ditargetkan sebesar 600jt, hal ini dihasilkan dari beberapa pemasukan retribusi, petugas kami selalu saya himbau agar semangat, tentu dedikasinya kepada daerah”.

Belum lama ini, Pemerintah Kota Baubau melalui Wali Kota Dr.H.AS.Tamrin.MH bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Baubau menyepakati lahirnya Peraturan Daerah (Perda) No 2 tahun 2018 tentang retribusi parkir dan tepi jalan umum.

Lanjut Wahyu, “Tahun ini Perda nya sudah diadakan, jadi kitapun berkerja sudah ada payung hukum nya, sehingga saat ini kita sudah hidupkan kembali beberapa titik retribusi seperti jembatan batu dan untuk retribusi di pasar wameo sudah masuk setiap hari,” katanya.

“Kita juga akan bangun kerjasama dengan Kepala Kesatuan Lalulintas (Kasat Lantas) Polres Baubau, ini supaya meg-akomodir situasi jalan yang rawan macet, dengan adanya Perda kita juga akan turunkan tim agar melihat titik mana yang dapat di berlakukan retribusi pemilik kendaraan yang parkir pada jalan umum,” jelasnya pada wartawan Koransultra.com diruang kerjanya.

Dimana sebelumnya, Dishub Kota Baubau pada APBD 2019 menargetkan PAD sekitar 1,3 miliar. Masih pada PenjelasanKadsihub “Beberapa titik retribusi kita sudah adakan pemantauan, serta melakukan pertemuan rapat dengan beberapa pihak, dengan perhitungan yang kami lakukan, semoga tahun 2019 ini melebihi pencapaian tahun 2018 kemarin,” ujarnya.

Harapan Kadsihub terutama kepada jajarannya, tetap berkerja profesional, administrasikan dengan baik. “Kalau misal lapar mau makan mungkin saya masih bisa maklumi, jangan berlebih-lebihan yang merugikan daerah, terlebih kepada warga masyarakat yang bekerja sama dengan kami semoga dipatuhi aturan ini, kepada masyarakat yang dipungut mohon kerja samanya, bila peningkatan PAD baik berarti akan meningkatkan pula anggaran pembangunan melalui APBD,” tuturnya.

Pada akhirnya, Kontribusi Dinas yang memiliki PAD akan menjadi bagian dari biaya pembangunan, “semoga Kota Baubau makin lama makin tertip sehingga terfokus pada kemajuan,” pungkas Pls Kadsihub.

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here