Buat Pernyataan Kontroversi, Komisioner KPU Kolut Diprotes Warga

Lasusua, Koransultra.com – Konser musik yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) di Alun-alun kota Lasusua, Senin (11/3) malam gaduh.

Kegaduhan itu bermula saat warga menghadiri acara konser musik. Salah satu anggota Komisioner KPU mengeluarkan pernyataan yang kontroversi saat berbicara diatas panggung acara.

“Penonton yang tidak basah kena hujan, mudah-mudahan masuk Neraka, kecuali Bupati dan wakil Bupati. Kalau yang basah, mudah-mudahan masuk surga,” kata salah satu Komisioner KPU Kolut, Sumardin Pere.

Kendati pernyataan Sumardin Pere itu hanya guyon, namun penonton menganggap serius.

Meski Sumardin Pere telah meminta maaf dan mengklarifikasi pernyataan tersebut yang dianggap hanya sebuah gurauan serta candaan, beberapa penonton tetap mengkritik pernyataan Komisioner KPU itu tak terkecuali anggota DPRD Kolut.

“Tidak sepantasnya seorang yang berpendidikan mengeluarkan kata-kata seperti itu, walaupun itu hanya dianggap bercanda. Itukan doa,” kata Anca, salah satu penonton diacara tersebut.

Sementara, anggota DPRD Kolut, Andi Misbahuddin menilai perkataan Komisioner KPU itu terlalu berlebihan. Doa yang dilontarkan diatas panggung dan didengar oleh orang banyak telah memancing keributan.

“Ini adalah acara dimana kita mengajak masyarakat untuk melaksanakan pesta demokrasi dengan damai dan sejuk, tapi justru pelaksana demokrasi itu sendiri yang memancing keributan,” ungkap Misbahuddin.

“Kami dari anggota DPRD akan segera memanggil oknum tadi, untuk mengklariflkasi ucapan doa yang di lontarkan di atas pangung, dan saya berharap kepada KPU pusat agar memecat oknum ini,” ujar Misbahuddin.

Kontributor : Fyan

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here