Kelompok aktivis yang tergabung dalam Jaringan Advokasi Hukum dan Lingkungan Sultra berunjuk rasa di depan Mako Polda Sultra Foto: Sal

Kendari, Koransultra.com – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) didesak agar segera mengusut tuntas kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh Direktur PT Duta Tambang Perkasa, Ririn Rinova.

Tuntutan itu disampaikan oleh kelompok aktivis yang tergabung dalam Jaringan Advokasi Hukum dan Lingkungan saat menggelar unjuk rasa di Mako Polda Sultra, Senin 11 Maret 2019.

Koordinator aksi, Jumadil mengungkapkan, kasus dugaan perbuatan melawan hukum berupa penipuan yang dilakukan Ririn sudah dilaporkan PT DNI atas nama Mikel sejak 6 April 2018 lalu, dengam nomor laporan polisi 193/IV/2018.

“Kasus tersebut sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari pihak kepolisian dan terkesan adanya pembiaran,” kata Jumadil.

Mantan Ketua Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) Cabang Kendari ini menuturkan, sebelumnya pihak kepolisian sudah melakukan gelar perkara dan penyidik telah menetapkan tersangka.

“Namun ironisnya, sampai saat ini tidak ada tindak lanjut berupa penahanan terhadap tersangka,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya meminta Ditreskrimum Polda Sultra secepatnya kasus penipuan Direktur PT Duta Tambang Perkasa serta segera melakukan penahanan terhadap tersangka.

“Sebagai upaya dukungan terhadap kinerja Polda Sultra, maka kami meminta pihak kepolisian Propam Polda Sultra untuk penyelidikan. Sebab kami menduga adanya keterlibatan oknum kepolisian dalam penanganan kasus ini sehingga terjadi pembiaran,” tegas Jumadil.

(Sal: Penasultra.com/ Redaksi Koransultra.com)

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here