Baubau, Koransultra.com – Pakar pendidikan Indonesia yang juga ahli dibidang Matematika Prof. DR. H. Djaali hadir di SMA Negeri 4 Baubau untuk memberikan Bimbingan Teknik (BIMTEK) Penilaian Pembelajaran K-13, pada rabu,(13/03/19)

Disela-sela materi yang dibawakan beliau membeberkan buruknya sistem pendidikan di Indonesia.
“Mengapa sistem pendidikan kita masih belum berkembang, itu dikarenakan menteri pendidikan sama sekali tidak paham masalah pendidikan, pendidikan akan maju kalau pemerintahnya bagus mengurusi pendidikan.” ungkap Mantan Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini.

Lanjutnya, “Beberapa penilaian yang menunjukan belum berhasilnya pendidikan kita ialah Pendidikan belum optimal mengahsilkan sumber daya manusia, kemudian Pendidikan kita masih belum mampu mendobrak pembangunan,Pemerintah harusnya berkaca pada negara-negara maju, jika ingin negara kita maju maka utamakan pendidikan”.

Beliau juga kecewa dengan pemerintah yang mengesampingkan urusan pendidikan lebih khusus Hak guru honorer,
“Guru honorer indonesia rata-rata digaji 300-400 ribu sebulan berbanding terbalik dengan negara yang belum lama merdeka Malaysia, disana guru memiliki penghasilan 40-60 juta-an, apa kalau bukan Dzolim namanya ini” cetusnya.

Profesor juga menyeru kepada peserta BIMTEK Jika Buton mau maju utamakan pendidikannya

Harapan beliau adalah bagaimana masyarakat Sulawesi Tenggara bisa mendapatkan pendidikan yang layak,
“Saya berharap masyarakat Sulawesi ini bisa menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi, bukan sampai tingkatan SMA saja”. Pungkasnya.

Kontributor : Ridwan Amsyah

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here