Penulis : Noviyanti

Peringatan Hari Air Sedunia (HAS) yang jatuh pada Jum’at 22 Maret 2019 menjadi perbincangan manusia diseluruh dunia akan pentingnya air bersih sekaligus nyawa bagi setiap mahluk. Sumber Daya Alam (SDA) yang kian merosot mengingatkan kita betapa penting setiap ciptaan Tuhan Yang Maha Esa (YME), pastinya manusia begitu erat keterkaitannya dengan alam, dimana salah satunya kebutuhan pokok yakni ‘Air Bersih’.

Keindahan Alam Kota Baubau begitu menyejukan dengan bermacam destinasi, salah satunya adalah sungai. Namun lagi-lagi masih banyak tangan jahil yang tidak bertanggung-jawab. Memiliki sumber air bersih itu penting, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Baubau pun menjadikan mata air yang berada di Batupopi sebagai satu dari beberapa sumber kebutuhan air masyarakat Kota Baubau. Canggung, air bersih kita saati ini mulai tercemar masalahnya masih minimnya perhatian Pemerintah Kota Baubau (Pemkot) guna mejaga dan memantau.

Sekian banyak masyarakat hanya segelintir saja yang menyadari pentingnya air bersih. Apa lagi PDAM sebagai pihak pertama pendistribusian air masih kurang memantau, kesadaran masyarakat dalam mengonsumsi air yang tidak layak pakai menjadi senyap. Bahkan tidak hanya sampai disitu, dampak kurangnya penjagaan dan pemantauan telah mengakibatkan penyumbatan pada saluran pipa.

Masyarakat harus sadar, belum lagi saat masyarakat Kota BauBau wajib membayar setiap bulan atas pemakaian air dari PDAM, bukankah kerugian materi pada masyarakat. Ihwal-nya, dalam pembayaran tersebut berbanding terbalik sesuai air yang dikonsumsi tidak bersih dan tidak layak pakai.

Berkaitan dengan kesehatan, syarat air yang keruh sangat cepat pengaruhnya pada kesehatan, dampak ini pula masyarakat belum menyadari bilamana dikonsumsi pada setiap hari.

Sehingga akhirnya tak lain masyarakat kembali berharap pihak pemerintah mesti lebih peka dalam menyikapi permasalahan air bersih, tidak sedikit masyarakat rela mengorbankan kesehatannya, andaipun PDAM patut peka dengan kondisi ini tetap masih banyak masyarakat yang sama sekali sulit mendapatkan air bersih. Segerkan pencanangan tahun 2019 ‘Back to Natural’ mengembalikan yang alami ala hidup sehat dan sejahtera, kelak anak cucu masih dapat melihat sumber air bersih dari mata air yang aalami(*)

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here